STUDI PERENCANAAN JALAN SOPI-WAYABULA PADA (STA 0+000-10+000) PROVINSI MALUKU UTARA
Abstract
Jalan Sopi – Wayabula yaitu jalan yang berlokasi di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Jalan ini memiliki permasalahan yaitu kondisi jalan yang belum memadai seperti beberapa jalan yang masih berupa tanah dasar disepanjang jalan, salah satu faktor tersebut yang mengancam kelangsungan fungsi jalan tersebut, sehingga memerlukan perencanaan jalan yang sesuai dan dapat digunakan oleh masyarakat dikawasan wisata dengan aman dan nyaman, sehingga perlu adanya perencanaan bangunan pelengkap jalan (drainase). Dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode Bina Marga tahun 2017. Dengan metode ini akan merencanakan ketebalan perkerasan dan umur rencana yang akan direncanakan untuk 20 tahun kemudian. Ruas jalan yang ditinjau memiliki 10 km dengan lebar jalan 8 m. Perhitungan ini didapat dengan menggunakan data-data yang ada yaitu data CBR (California Bearing Ratio), LHR (Lalu Lintas Harian Rata-Rata) dan data curah hujan. Dari analisis perhitungan mendapatkan hasil menggunakan ketebalan AC-BC = 4 cm, AC-WC = 6 cm, LPA kelas A = 40 cm, dengan nilai CESA5 yaitu 23250, diperoleh CBR tanah dasarnya > 2,5 atau S2,5 yaitu dengan nilai 2, 05 %, dan perbaikan tanah setebal 175 mm, dan untuk kebutuhan dimenasi drainase dibutuhkan lebar 30 cm dan tinggi 30 cm.
Kata Kunci: Bina Marga 2017, CBR, Dimensi Drainase, LHR, Umur Rencana.
ABSTRACTSopi-Wayabula is a road located in Morotai Island Regency, North maluku. This road has problems, namely roads that are not inadequate road conditions such as several roads that are still subgrade along the road, one of these factors threatens the function of the road, so that it requires appropriate road planning and can be used by people in tourist areas safely and comfortably. so it is necessary to plan a complementary building road (drainage). In this research, it was carried out using the Bina Marga method in 2017. With this method, the pavement thickness and design life will be planned for 20 years later. The road section under review has a length of 10 km with a road width of 8 m. This calculation is obtained using existing data, namely CBR (California Bearing Ratio) and LHR (Average Daily Traffic) and rainfall data. From the calculation analysis, the result are obtained using the thickness of AC-BC= 4 cm, AC-WC= 6 cm, LPA class A= 40 cm, with a CESA5 value of 23250, obtained CBR of subgrade soil >2.5 or S2.5, namely with a value of 2,05% and 175 mm thick soil improvement, and for the need for drainage dimensions a widht of 30 cm and a height of 30 cm is required.
Keywords : Bina Marga 2017, CBR, Design Age, Drainage dimensions, LHR.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Direktorat Jendral Bina Marga. (2017), Manual Desain Perkerasan Jalan (Revisi Juni 2017) Nomor 02/M/BM/2017. Jakarta.
Husein, S. K., Suprapto, B., & Bakhtiar, A. (2019). Studi Perencanaan Perkerasan Ruas Jalan Km Liang- Morella Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Rekayasa Sipil, 5(2), 124-131.
Lokollo, S. A., Suprapto, B., & Rachmawati, A. (2020). Studi Peningkatan Pada Ruas Jalan Lintas Piru-Waisala Di Kab Seram Bagian Barat, Prov Maluku (STA 0+ 000-11+ 000). Jurnal Rekayasa Sipil, 8(3).
Zariah, H. A., Noerhayati, E., & Bakhtiar, A. (2023). Evaluasi Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga 2017 Pada Ruas jalan Waibangga, Nusa Tenggara Timur (STA_0+ 000- STA10+ 000). Jurnal Rekayasa Sipil. (e-journal), 13(1), 80-89.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

