ANALISIS KETERSEDIAAN AIR BENDUNG DAKAINO UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI DI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR PROVINSI MALUKU UTARA

Muhammad Fadhli Raden Anung, Eko Noerhayati, Bambang Suprapto

Abstract


Sungai merupakan salah satu sumber air di daratan, yang mempunyai fungsi mengumpulkan curah hujan dalam suatu daerah tertentu yang telah menjadi pilihan alternatif yang paling banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan air. Penelitian ini bertujuan untuk membandingan keseimbangan air (neraca air) pada daerah irigasi Dakaino Kab. Halmahera Timur – Ternate dengan menggunakan data dari Pos Duga Dogaga dan Curah Hujan yang berada pada sekitar DAS Dakaino. Pada peneitian ini menggunakan metode F.J Mock untuk menghitung besarnya debit dengan data curah hujan. Hasil penelitian Secara keseluruhan Debit di saluran irigasi tersier pada saat kemarau sudah tercukupi untuk kebutuhan air di area irigasi. Dari hasil perhitungan didapat debit yang tersedia pada semua musim termasuk kemarau dibendung dakaino lebih besar dari pada air yang dibutuhkan. Dimana rata-rata Ketersediaan air Curah Hujan diperoleh 1,042 m3/dtk dan rata-rata Pos Duga Air diperoleh 0,930 m3/dtk lebih besar dari rata-rata kebutuhan air yaitu 0,164 m3/dt dan Besar rata – rata tingkat kebutuhan air pada daerah irigasi Bendung Dakaino 0,164 m3 / dtk.

Kata Kunci: Dakaino, Halmahera Timur, Irigasi

 

The river is one of the sources of water on land, which has the function of collecting rainfall in a certain area which has become the most widely used alternative choice to meet human needs for water. This study aims to compare the water balance (water balance) in the irrigation area of Dakaino Kab. East Halmahera – Ternate using data from the Dogaga Predicting Post and Rainfall around the Dakaino Watershed. This research uses the F.J Mock method to calculate the amount of discharge with rainfall data. Research results Overall, the discharge in tertiary irrigation canals during the dry season is sufficient to meet the water needs in the irrigation area. Which from the calculation results obtained that the available discharge in all seasons including the dry season in the Dakaino dam is greater than the water needed. Where the average Rainfall water availability is 1.042 m3/sec and the average Water Suspect Post is 0.930 m3/sec which is greater than the average water demand of 0.164 m3/sec and the average level of water demand in the Bendung irrigation area Dakaino 0.164 m3/s.

Keywords: Dakaino, East Halmahera, Irrigation


References


Adare, Demetrius R. Ch, Liany A. Hendratta, Dan Jeffry Sf Sumarauw. 2018. “Analisis Neraca Air Sungai Talawaan Di Titik Bendung Talawaan Kabupaten Minahasa Utara.†Jurnal Sipil Statik 6 (3).

Akbar, Yanuar, Bambang Suprapto, Dan Azizah Rachmawati. 2020. “Studi Perencanaan Bangunan Pelimpah (Spillway) Pada Embung Welulang Di Kabupaten Pasuruan.†Core. Ac. Uk, 155– 64.

Firdaus, Muhammad Syahridha, Dan Eko Noerhayati. 2017. “Studi Optimasi Distribusi Air Daerah Irigasi Sonosari Kabupaten Malang Dengan Program Linier.†Jurnal Rekayasa Sipil 5 (2): 484025.

Pamuttu, Dina Limbong, Umboro Lasminto, Daud Andang Pasalli, Yuli Helena Margaritha Rada, Dan Abner Doloksaribu. 2018. “The Selection Of Rain Distribution Analysis Method In (Bengawan Solo Watershed) Downstream Sub-Watershed.†Dalam International Conference On Science And Technology (Icst 2018), 416–20. Atlantis Press.

Ubaidah, M., E. Noerhayati, Dan A. Rahmawati. 2017. Studi Perencanaan Pola Operasi Waduk Semantok Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur Guna Kebutuhan Irigasi Dan Air Beku.

J. Rekayasa Sipil. Unisma.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami