STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH (OVERLAY) PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE MDPJ 2017 PADA RUAS JALAN DARUBA-KABUPATEN PULAU MOROTAI
Abstract
ABSTRAK
Jalan merupakan perwujudan daripada perkembangan antar wilayah yang seimbang, pemerataan hasil pembangunan serta pemantapan pertahanan dan keamanan nasional. Jalan Daruba sendiri dikenal dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kawasan ini juga merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terhubung dengan bandara Pitu, Pelabuhan Daruba dan Pelabuhan Wayabula. Jalan Daruba sendiri merupakan jalan penghubung antara Wayabula dan Sofi yang mendukung terwujudnya Pulau Morotai sebagai pusat perdagangan di Indonesia atau pusat logistik di wilayah perbatasan. Ruas jalan yang digunakan dalam perencanaan ini sepanjang 11 km dengan lebar 7 m. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode MDPJ 2017 data yang digunakan ialah LHR (Lalu lintas Harian rata-rata), CBR (California Bearing Ratio) dan data lendutan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai CESA4 sebesar 1,009,727 dan nilai CESA5 sebesar 1,164,962 dengan tebal lapis tambah perkerasan lentur (overlay) sebesar 40 mm atau 0,04 m dan rencana anggaran biaya (RAB) sebesar Rp 54,832,164,000.00 termasuk PPN 10%.
Kata Kunci: Perkerasan Lentur, MDPJ 2017, Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Â
ABSTRACT
Roads are a physical representation of equitable distribution of development outcomes, balanced interregional development, and improved national security and defense. The area around Daruba Street is referred to as the National Tourism Strategic Area (KSPN). The Pitu airport, Daruba Harbor, and Wayabula Port are all connected to this location, which is also a Special Economic Zone (SEZ). Daruba Road is a connecting road that connects Wayabula and Sofi, supporting the development of Morotai Island as a commercial hub for Indonesia or a logistics hub for border regions. The road section used in this plan is 11 km long and 7 m wide. Calculations are done using the MDPJ 2017 method and the data used are ADT (Average Daily Traffic), CBR (California Bearing Ratio) and deflection data. The calculation resulted in a CESA4 value of 1,009,727 and a CESA5 value of 1,164,962 for an additional thickness of 40 mm or 0,04 cm for the flexible pavement (overlay) and Cost Estimate Plan (RAB) of 54,832,164,000.00 IDR including 10% VAT.
Keywords: Flexible Pavement, MDPJ 2017, Cost Estimate Plan (RAB)
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adly, E., Widodo, W., Rahmawati, A., & Putra, J. N. N. R. S. A. (2019). Rehabilitation Planning for Flexible Pavement using Rebound Deflection Method and PCI Method on Triwidadi Road of Yogyakarta. International Journal of Integrated Engineering, 11(9), Article 9.
Bakhtiar, A., Suprapto, B., & Husein, S. K. (2019). Studi Perencanaan Perkerasan Ruas Jalan Km Liang-Morella Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Rekayasa Sipil (e-Journal), 5(2), Article 2.
Suprapto, B., Bakhtiar, A., & Lukmana, D. (2018). Studi Perencanaan Peningkatan Jalan Babat – Batas Jombang (KM 12 + 800 – KM 20 + 000) Lamongan Jawa Timur. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(1), 485131.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

