STUDI EVALUASI JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI BENDUNGAN LANANGGA KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU

Sulaiman Sulaiman, Eko Noerhayati, Anita Rahmawati

Abstract


ABSTRAK

“Daerah Irigasi Lanangga merupakan daerah irigasi di Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Daerah Irigasi Lanangga sendiri memiliki luas irigasi 300 hektar. Terdapat sawah yang saluran jaringan irigasinya rusak akibat seringnya banjir saat intensitas hujan deras. Saluran irigasi di Daerah Irigasi Lanangga sendiri merupakan bangunan lama dan perlu evaluasi dan perbaikan. Perhitungan curah hujan rancangan menggunakan data curah hujan pada satu stasiun penakar hujan yaitu stasiun Matua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan air irigasi, drainase air irigasi, dimensi saluran eksisting dan dimensi saluran yang direncanakan di daerah irigasi Bendungan Lanangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran trapesium 1 memiliki dimensi b (lebar saluran) 1,20 m, h (tinggi saluran) 1,40 m dan saluran Q (debit saluran) 1,976 m3/s. Dengan menggunakan saluran 1 berbentuk trapesium tersebut dimungkinkan untuk menampung debit air yang akan dibuang.â€

Kata Kunci : D.I Lanangga, Evaluasi Dimensi Saluran, Desa Ranggo

ABSTRACT

Lanangga irrigation area is an irrigation area located in Ranggo Village, Pajo District, Dompu Regency, West Nusa Tenggara. Lanangga Irrigation Area itself has an irrigation area of 300 Ha. There are rice fields whose irrigation network channels experience some damage due to frequent floods when the intensity of rain is high, the irrigation canals in the Lanangga irrigation area itself are old buildings so there needs to be evaluation and repair. The calculation of the draft rainfall uses rainfall data at 1 rain measuring station, namely the matua station. This study aims to determine the needs of irrigation water, irrigation water discharge, dimensions of existing channels, and dimensions of planned channels in the Lanangga Dam irrigation area. The results of this study are known Channel 1 Trapezoid has dimensions of b (channel width) 1.20 m, h (channel height) 1.40 m and Q channel (channel discharge) 1.976 m3 / s. using thus Channel 1 Trapezoid is able to accommodate d.

Keywords : D.I Lanangga Evaluation of Channel Dimensions, Ranggo Village


References


Noerhayati, E., & Suprapto, B. (2018). Perencanaan Jaringan Irigasi Saluran Terbuka. Inteligensia Media Malang.

Fitriyanti, Z. (2018). Analisis Hidrologi Untuk Penentuan Debit Banjir Di Wilayah Das Sungai Karang Mumus. Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil, 1 No. 1, 15.

Firnanda, A., Fauzi, M., & Siswanto. (2016). Analisis Stabilitas Bendung (Studi Kasus: Bendung Tamiang). Jom Fteknik, 3 No. 2, 1–11.

Bardan, M. (2014). Irigasi (Vol. 1). Graha Ilmu.

Soewarno. 2014. Aplikasi Metode Statistika Untuk Analisa Data Hidrologi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi Offser.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.