STUDI EVALUASI JALAN JARAKAN - PANGGUL KM 28+400 - 40+000 KABUPATEN TRENGGALEK
Abstract
ABSTRAK
Kerusakan yang terjadi pada Jalan Raya Nasional Ruas Jarakan – Panggul, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek menyebabkan terganggunya fungsi utama dari jalan yang mengakibatkan berkurangnya kenyamanan serta keamanan pengguna dalam berkendara. Banyaknya kerusakan jalan disepanjang jalan ini membuat penilaian kondisi jalan perlu dilakukan guna untuk pemeliharaan dan mengetahui besaran biaya yang diperlukan untuk melakukan pemeliharaan jalan. Nilai kondisi jalan ini nantinya dijadikan untuk proses evaluasi yang menghasilkan acuan untuk memberikan tindakan yang tepat terhadap kondisi ruas jalan tersebut. Dan penilaian kondisi ini dapat berdampak positif bagi warga karena mendapatkan keuntungan dari pemeliharaan jalan tersebut, baik secara kenyamanan maupun keamanan dalam berkendara. Data yang diperlukan dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Untuk data primer diperoleh melalui survey secara langsung dilapangan, data – data tersebut berupa jenis kerusakan, dimensi kerusakan, jumlah kerusakan, tingkat kerusakan. Untuk data sekunder dapat diperoleh dari dinas PU ataupun dari pihak – pihak yang bersangkutan data – data tersebut meliputi AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan). Hasil penelitian didapatkan nilai rata – rata PCI sebesar 88,4 termasuk dalam penanganan pemeliharaan rutin dan besaran biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan jalan sebesar Rp. 556.632.679. terbilang : Lima Ratus Lima Puluh Enam Juta Enam Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Sembilan Rupiah
Kata Kunci : Kerusakan jalan, Pavement Condition Index (PCI), Rencana Anggaran Biaya (RAB)
ABSTRACT
Damage that occurred on the Jarakan – Pelvic National Highway, Pelvic District, Trenggalek Regency caused disruption of the main function of the road which resulted in reduced comfort and safety of users in driving. The amount of road damage along this road makes an assessment of road conditions necessary for maintenance and knowing the amount of costs needed to carry out road maintenance. The value of this road condition will be used for an evaluation process that produces references to provide appropriate action on the condition of the road section. And this condition assessment can have a positive impact on residents because they benefit from the maintenance of the road, both in terms of comfort and safety in driving. There are two data needed in this study, namely primary data and secondary data. For primary data obtained through direct surveys in the field, the data is in the form of the type of damage, dimensions of damage, amount of damage, level of damage. For secondary data can be obtained from the PU office or from the parties concerned, these data include AHSP (Analysis of Unit Price of Work). The results of the study found an average PCI value of 88.4 including handling routine maintenance  and the amount of costs needed for road maintenance of Rp.   556,632,679. Spelled out: Five Hundred Fifty-Six Million Six Hundred Thirty-Two Thousand Six Hundred Seventy-Nine    Rupiah
Keywords : Road damage, Pavement Condition Index (PCI), Cost Budget Plan (RAB)
Full Text:
Niko (Bahasa Indonesia)References
Harditaymo, C.H. 2007. Pemeliharaan Jalan Raya : Perkerasan, Drainase, Longsoran. Yogyakarta : Gadjah Madha University Press.
Jeprianto, Noerhayati E, Rokhmawati A. Analisa Kerusakan Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Raya Kesamben-Selorejo Kbupaten Blitar Dengan Metode Survace Distress Index (SDI)
Kementerian Pekerjaan Umum. 2016. Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Pekerjaan Umum. Jakarta: Kementerian Bidang Pekerjaan Umum
Sugianto F.H, Warsito, Suprapto B. (2022). Studi Evaluasi Kerusakan Jalan dengan Metode PCI (Pavement Condition Index)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

