STUDI EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PADA RUMAH POTONG HEWAN DI KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG DENGAN METODE ACTIVATED SLUDGE
Abstract
ABSTRAK
Usaha peternakan memiliki potensi dikarenakan tingginya permintaan pasar, limbah yang dihasilkan dari usaha ini berbagai macam terdiri dari feses dan urine, kedua limbah tersebut adalah limbah yang paling banyak dihasilkan dari hasil pemotongan hewan di tempat peternakan. Limbah tersebut dibuang langsung ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu yang mengakibatkan tercemarnya lingkungan. Akibat dari tercemarnya lingkungan ini berdampak buruk bagi keberlangsungan makhluk hidup. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir dampak yang dihasilkan dari limbah hasil dari pemotongan hewan. Metode yang digunakan untuk mengatasi masalah limbah ini dengan menggunakan metode activated sludge. Metode ini digunakan karena hasil dari metode ini air limbah yang sudah diolah bisa langsung digunakan untuk keperluan industri. Parameter yang dihasilkan dari penelitian ini meliputi COD, BOD, zat tersuspensi (TSS), pH, NH3-N serta minyak dan lemak. Standar baku mutu yang diambil dari penelitian ini diambil dari peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013.
Â
Kata Kunci : Air Limbah, Rumah Potong Hewan, Pengolahan IPAL, Baku Mutu.
ABSTRACT
The livestock business has potential due to high market demand, the waste generated from this business consists of various kinds of feces and urine, the two wastes are the most waste generated from slaughtering animals at the farm. The waste is disposed of directly into the environment without prior treatment, resulting in environmental pollution. The result of this polluted environment has a negative impact on the sustainability of living things. Therefore, this research aims to minimize the impact of waste generated from slaughterhouse. The method used to solve this waste problem is by using the activated sludge method. This method is used because the results of this method can be directly used for industrial purposes. The parameters resulting from this study include COD, BOD, suspended matter (TSS), pH, NH3-N and oil and fat. The quality standards taken from this study were taken from the East Java Governor's regulation No. 72 of 2013.
Â
Keywords: Wastewater, Slaughterhouse, WWTP Treatment, Quality Standards.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Hastutiningrum, S., Suseno, H.P. & Ratnasari, A., 2017, ‘Alternatif Pra Rancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Industri Rumah Potong Hewan (Studi kasus rumah potong hewan Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta)’, 10.
Kevin Ni’am, M., Noerhayati, E., Rahmawati, A. & Suprapto, B., 2021, ‘Pengolahan Limbah Cair Domestik untuk Pemenuhan Air Bersih dengan Metode Filter serta Penetralan dengan Eceng Gondok’.
Oryzatin, F.A., 2020, ‘Perencanaan Teknis IPAL Rumah Pemotongan Hewan PT. PAM, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Menggunakan Teknologi Tepat Guna’, 88.
Putra, W.A.S., 2020, ‘Perencanaan Struktur Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Pemotongan Hewan Menggunakan Metode Activated Sludge (Studi Kasus Rumah Pemotongan Hewan Pulo Gadung Jakarta Timur)’.
Rahmawati, A. & Warsito, 2020, ‘Pengolahan Limbah Cair Domestik dengan Tanaman Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) untuk Menghasilkan Air Bersih di Perumahan Green Tombro Kota Malang’.
Yuriski, R.I., 2018, ‘Studi Evaluasi Kelayakan Sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Rumah Potong Hewan (Rph) Gadang Kabupaten Malang’, 91.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

