STUDI EVALUASI KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI BENDUNG SINORANG DI KECAMATAN BATUI SELATAN PROVINSI SULAWESI TENGAH
Abstract
ABSTRAK
Kabupaten Banggai adalah salah satu daerah potensi lumbung padi nasional di Provinsi Sulawesi Tengah di masa-masa mendatang dan pada gilirannya menyumbangkan stok pangan nasional dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan di atas adalah dengan dua cara yaitu ekstensifikasi dan intensifikasi. Upaya ekstensifikasi berpeluang rendah dalam usaha peningkatan produksi pertanian dikarenakan tingginya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian. Metode yang digunakan dalam analisis data untuk menghitung ketersediaan air digunakan F.J Mock dengan bantuan kalibrasi program Microsoft Excel berupa program Solver, dan untuk menghitung kebutuhan air irigasi digunakan metode FAO yang diambil dari panduan KP-01 dengan lama penyiapan lahan 30 hari , nilai WLR 1,67 mm/hari dan perkolasi sebesar 2 mm/hari dan curah hujan rata-rata dihitung menggunakan RAPS. Berdasarkan hasil simulasi metode Penman Modifikasi didapatkan nilai evapotranspirasi tertinggi pada bulan September sebesar 6.81/hari dan nilai penyiapan lahanya sebesar (PL) 16 mm/hari. Berdasarkan perhitungan  Pola Tata Tanam didapatkan nilai NFR tertinggi pada bulan Februari periode II dengan nilai NFR sebesar 1,264 lt/detik/ha dan nilai DR 1,945 lt/detik/ha sehingga didapatkan nilai kebutuhan irigasinya sebesar 0,00195 m3/detik. Untuk perhitungan ketersedian Air menggunakan Metode F.J. Mock didapatkan nilai terbsesar pada bulan Desember di tahun 2021 sebesar 43,29 m3/detik.
Kata kunci: F.J Mock, Irigasi, Pertanian, Debit, Desa , Kabupaten Banggai.
Â
ABSTRACT
Banggai Regency is one of the potential national rice storage areas in Central Sulawesi Province in the future and in turn contributes to national food stocks in maintaining national food security. Efforts that can be made to achieve the above goals are in two ways, namely extensification and intensification. Extensification efforts have a low chance of increasing agricultural production due to the high conversion of agricultural land to non-agricultural land. The method used in data analysis to calculate water availability used F.J Mock with the help of the Microsoft Excel program calibration in the form of the Solver program, and to calculate irrigation water needs the FAO method was taken from the KP-01 guideline with 30 days of land preparation, WLR value 1, 67 mm/day and percolation of 2 mm/day and average rainfall calculated using RAPS. Based on the simulation results of the Modified Penman method, the highest evapotranspiration value was obtained in September of 6.81/day and the land preparation value (PL) was 16 mm/day. Based on the calculation of the Cultivation Pattern, the highest NFR value was in February period II with an NFR value of 1.264 l/second/ha and a DR value of 1.945 l/second/ha so that the irrigation requirement value was 0.00195 m3/second. For the calculation of water availability using the F.J. Mock obtained the largest value in December in 2021 of 43.29 m3/second.
Keywords: Banggai Regency, F.J Mock, Irrigation, Agriculture, Debit, Village.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Aasniari, Noerhayati, E., & Suprapto, B. (2020). Studi Evaluasi Perencanaan Jaringan Daerah Irigasi Perdamaian Singkut Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Jurnal Rekaya Sipil, Vol. 8, No. 7.
Asri, S. S., Noerhayati, E., & Rachmawati, A. (2020). Studi Evaluasi Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Gapuk Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Rekaya Sipil, Vol. 8, No. 1. Hal: 45-53.
Bardan, M. (2014). Irigasi (Vol. 1). Graha Ilmu.
Direktorat Jendral SDA. (2013). Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Saluran KP-03. Kementrian PU SDA.
Fitriyanti, Z. (2018). Analisis Hidrologi Untuk Penentuan Debit Banjir Di Wilayah Das Sungai Karang Mumus. Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil, 1 No. 1, 15.
Noerhayati, E., & Suprapto, B. (2018). Perencanaan Jaringan Irigasi Saluran Terbuka. Inteligensia Media.
Priyonugroho, A. (2014). Analisis Kebutuhan Air Irigasi (Studi Kasus pada Daerah Irigasi Sungai Air Keban Daerah Kabupaten Empat Lawang). Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 2 No. 3.
Soewarno. 2014. Aplikasi Metode Statistika Untuk Analisa Data Hidrologi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

