Studi Evaluasi Saluran Drainase Stadion 17 Mei Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan Menggunakan EPA SWMM 5.1
Abstract
Salah satu upaya guna mendukung olahraga sepak bola adalah dengan dibangunnya stadion. Kelangsungan pertandingan sepak bola sangat bergantung dengan sistem drainase yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar debit aliran yang terjadi di lapangan stadion 17 Mei Banjarmasin, mendeskripsikan dimensi dan jarak efektif pipa drainase yang diperlukan pada sistem drainase bawah tanah dalam perencanaan lapangan stadion 17 Mei Banjarmasin, mendeskripsikan dimensi saluran pengumpul (collector drain) yang ada dengan debit limpasan yang terjadi, dan mendeskripsikan pemodelan sistem drainase yang dilakukan dengan menggunakan EPA SWMM 5.1.
Kategori penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif guna mengetahui desain saluran drainase dan kapasitas dari rencana saluran drainase tersebut. Tahapan penelitian ini antara lain identifikasi masalah dan studi literatur, pengumpulan data primer berupa dokumentasi lokasi dan data sekunder berupa data curah hujan, site plan lokasi, dan data topografi. Dilanjutkan dengan analisis hidrologi berupa analisis curah hujan, hujan rencana, uji kecocokan distribusi probabilitas, periode ulang hujan, waktu konsentrasi, koefisien pengaliran, debit banjir rencana, perencanaan saluran subsurface, dan perencanaan saluran pengumpul serta dilakukan analisis dimensi rencana saluran. Output dari analisis debit banjir rencana dibandingkan dengan hasil analisis kapasitas tampungan drainase.
Hasil perhitungan menunjukkan 1) besar debit aliran yang terjadi di lapangan stadion 17 Mei Banjarmasin adalah sebesar 1,82 m³/detik, 2) dimensi pipa drainase yang diperlukan pada sistem drainase bawah tanah dalam perencanaan lapangan stadion 17 Mei Banjarmasin berupa pipa PVC dengan diameter 7,6 cm dengan jarak efektif pipa drainase sejarak 1,2 m, 3) saluran pengumpul (collector drain) didesain menggunakan pipa buis beton diameter 120 cm atau 1,2 m dan 4) Pemodelan sistem drainase yang dilakukan dengan menggunakan EPA SWMM 5.1 aman tidak terjadi limpasan.
Kata Kunci: Drainase, EPA SWMM, StadionFull Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adriati, Yolly. 2017. Kajian Sistem Drainase Lapangan Sepakbola Stadion Mini Universitas Islam Riau. Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar. Vol 3 (2).
Anggrahini. 1996. Hidraulika Saluran Terbuka. Surabaya: CV Citra Media.
Apriyanza, Hendy, dkk. 2018. Analisis Kemampuan Saluran Drainase Terhadap Genangan Banjir di Jalan Gunung Bungkuk Kota Bengkulu dengan Menggunakan Aplikasi EPA SWMM 5.1. Jurnal Inersia. Vol 10 (2).
Arby, Muhammad, dkk. Studi Perencanaan System Drainase Sub Surface Lapangan Akedemi Sepakbola ASIFA Menggunakan Geotekstil, di Kecamatan Karaploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jurnal Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.
Ardy, Satriya, dkk. Perencanaan Sistem Drainase Stadion Bukit Tinggi Lengis Kecmatan Kebomas Kabupaten Gresik. Jurnal Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.
Bijaksono, Brani, dkk. 2013. Perencanaan Drainase Kawasan Stadion Surajaya Kabupaten Lamongan. Jurnal Teknik POMITS. Vol 1 (1).
Faizal, Ahmad, dkk. 2019. Evaluasi Sistem Drainase Menggunakan Storm Water Management Model (SWMM) dalam Mencegah Genangan Air di Kota Tarakan. . Jurnal Teknik Sipil. Vol 3 (2).
Habibie, Yusman Rusyda, dkk. 2014. Perencanaan Sistem Drainase Stadion Batoro Katong Kabupaten Ponorogo. Jurnal Teknik POMITS. Vol 1 (1).
Hasmar, Halim. 2012. Drainase Terapan. Yogyakarta: UII Press Yogyakarta.
Kartiko, Lutfi, dkk. 2018. Analisis Kapasitas Saluran Drainase Menggunakan Program SWMM 5.1 di Perumahan Tasmania Bogor, Jawa Barat. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan. Vol 3 (3).
Kencana, A., Noerhayati, E., & Rokhmawati, A. (2021). Studi Evaluasi Drainase di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Jurnal Rekayasa Sipil, 9(4), 312–321.
Putri, Hasma Permata Sari, dkk. 2018. Studi Evaluasi Saluran Drainase Di Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. Jurnal Rekayasa Sipil. Vol 6 (2).
Rokhmawati, Azizah. 2010. Aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis) Untuk Evaluasi Sistem Jaringan Drainase Di Sub DAS Lowokwaru Kota Malang. Jurnal Rekaya Sipil. Vol 4 (2).
Rokhmawati, Azizah, dkk. 2020. In Situ Permeability And Shape Factor of Flat-Base Recharge Wells Using Variations of Porous Walls. Earth and Environmental Science.
Satriya, Ardy, dkk. 2018. Perencanaan Sistem Drainase Stadion Bukit Lengis Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Jurnal Teknik Pengairan.
Sinaga, T. W., Noerhayati, E., & Suprapto, B. (2022). Evaluasi Sistem Drainase terhadap Penanggulangan Banjir di Kecamatan Baruga Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Jurnal Rekayasa Sipil, 11(2), 79–88.
Soewarno.1995. Hidrologi Aplikasi Metode Statisik untuk Analisa Data Jilid 1. Bandung: Nova.
Soewarno.1995. Hidrologi Aplikasi Metode Statisik untuk Analisa Data Jilid 2. Bandung: Nova.
Soewarno.1995. Hidrologi Pengukuran dan Pengelolaan Data Aliran Sungai (Hidrometri). Bandung: Nova,
Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

