Studi Evaluasi Saluran Drainase Di Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan

Hasma Permatasari Putri, Bambang Suprapto, Azizah Rachmawati

Abstract


Kota Tarakan adalah kota kepulauan di provinsi terbaru Indonesia, provinsi Kalimantan Utara. Kota ini terdiri dari empat kecamatan, salah satunya adalah Kecamatan Tarakan Tengah. Kecamatan Tarakan Tengah merupakan kawasan padat penduduk yang mengalami banyak perubahan tata guna lahan, lahan hijau untuk resapan beralih menjadi kawasan kedap air. Akibatnya besar jumlah air yang melimpas karena hujan semakin meningkat sehingga terjadilah banjir. Pada penelitian ini dilakukan analisis dari aspek teknis yaitu dengan melakukan evaluasi sistem drainase. Hasil analisis dari aspek ini menunjukan bahwa beberapa saluran di Kecamatan Tarakan Tengah tidak mampu menampung debit banjir rancangan. Adapun perhitungan tinggi hujan rancangan pada penelitian ini menggunakan metode Log Person Type III dengan periode ulang 5 tahun yang didapatkan hasil curah hujan rancanganya adalah sebesar 139,471 mm.

      Hasil analisis menunjukkan, terdapat 9 saluran dari 52 saluran yang tidak mampu menampung debit banjir rancangan, saluran itu adalah saluran 2 di Jalan P. Flores, saluran 7C di Jalan Ladang, saluran 14A di Jalan P. Sadau, saluran 16B di Jalan P. Sulawesi, saluran 19C di Jalan Imam Bonjol, saluran 21 di Jalan RE. Martadinata, saluran 25A di Jalan P. Diponegoro, saluran 26 di Jalan Sebengkok Tiram dan saluran 27 di Jalan KH. Agus Salim. Alternatif yang digunakan sebagai solusi permasalahan ini adalah dengan merencanakan ulang dimensi penampang saluran serta mempertimbangkan nilai ekonomisnya.

 

Kata Kunci: Tarakan, debit banjir rancangan, saluran drainase

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2009. Profil Kota Tarakan. Tarakan: Bappeda

Anonim. 2012. Kondisi Umum Pulau Tarakan.Bogor: Institut Pertanian Bogor

Anonim. 2016. Banjir Mengepung Kota Tarakan. Tarakan: Metro Kaltara.

Anonim. 2017. Rekapitulasi Drainase Kota Tarakan. Tarakan: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Pusat Statistik. 2012. Kerangka Kerja Logis Pembangunan Sanitasi Kota Tarakan. Tarakan: Pokja AMPL.

Badan Pusat Statistik. 2012. Perencanan Program Pengembangan Sanitasi yang Sedang Berjalan. Tarakan: Pokja AMPL.

BR, Sri Harto. (1993). Analisis Hidrologi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Harjadi. 2007. Urbanisasi dan Pembangunan Kota. Bandung: Alumni.

Kodoatie, Robert. 2003. Manajemen danRekayasa Infrastruktur. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kodoatie, Robert., Sjarif, Roestam. 2010.TataRuang Air. Yogyakarta: Andi.

Prastowo. 2010. Irigasi Tetes Teori dan Aplikasi. Bogor: IPB Press.

Soewarno.1995. Hidrologi Aplikasi Metode Statisik untuk Analisa Data Jilid 2. Bandung: Nova

Sohardjono. 1984. Drainasi.Malang: FTUB.

Sosrodarsono, S., Tominaga, M. 1985. Perbaikan dan Pengaturan Sungai. Terjemahan dari Gayo, M. Y. Jakarta:Pradya Paramita.

Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami