PENATAAN DRAINASE KOMPLEK PERKANTORAN TERPADU IBU KOTA KABUPATEN KAYONG UTARA
Abstract
Ibu Kota Kabupaten Kayong Utara merupakan sebuah Kabupaten yang baru mekar pada tahun 2007, komplek perkantoran terpadu yang berada di Ibu Kota Kabupaten Kayong Utara sering mengalami genangan banjir akibat sistem drainase yang belum tertata/belum dan curah hujan meningkat setiap tahunya. Untuk mendapatkan curah hujan maksimum dilakukan dengan menganalisis curah hujan harian maksimum. dari besaran curah hujan maksimum kemudian dipilih curah hujan terbesar yang kemudian dipergunakan sebagai masukan dalam perhitungan curah hujan rancangan. besarnya curah hujan rancangan di Kecamatan Sukadana di lokasi komplek perkantoran terpadu adalah sebesar 120.66 mm, besarnya debit banjir rancangan di komplek terpadu perkantoran kayong utara adalah sebesar 3.6415 m3/detik, Saluran yang direncanakan adalah berbentuk persegi dengan mengunakan metode trial error., Dimensi yang digunakan dalam perencaan.
Kata kunci: Kayong Utara, Komplek Terpadu Perkantoran, Saluran drainase, Trial Error
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Aipassa, M.I., Karno, S., N.D. Upaya Perbaikan Fungsi Hidrologis Pada Sub Das Batu Besaung Guna ,Mengantisipasi Banjir Di Kota Samarinda.
Al Kahfi, M.A.K.M., 2014. Studi Sistem Drainase Resapan Untuk Penanggulangan Banjir Di Lingkungan Iii, Pasar Iii, Padang Bulan, Medan. J. Tek. Sipil USU 3.
Anna, A.N., Cholil, M., 2011.Analisis Fluktuasi Hujan Dan Morfologi Sungai Terhadap Konsentrasi Banjir Daerah Surakarta.
Anonim. 2014. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 01/PRT/M/2014 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

