STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN JEMBATAN JOYOBOYO SECTION B-C KOTA SURABAYA DENGAN METODE KOMPOSIT
Abstract
Jembatan merupakan kontruksi yang berfungsi untuk penghubung antara dua tempat yang terpisah dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang selalu meningkat di wilayah Kota Surabaya, sehingga perlu perencanaan pembangunan Jembatan Joyoboyo sebagai alternatif lain keluar masuk Kota Surabaya. Jembatan ini di bangun dengan bentang terpanjang 24,8 m dengan lebar 17 m. Dalam tugas akhir struktur jembatan menggunakan alternatif metode komposit. Dari hasil perencanannya didapat dimensi plat lantai kendaraan : 1273,747 kg/m, beban sendiri gelagar : 1321,155 kg/m, beban hidup : 2430 kg/m, beban garis “P†: 12348 kg, beban angin : 1590,232 kg/m, sebab gaya rem, 2756,5 kg. Dimensi tulangan lantai kendaraan direncanakan dengan menggunakan tebal plat 20 cm, tulangan  melintang di pakai tulangan rangkap D16-150, tulangan memanjang D12-250. Dimensi gelagar tinggi 168 cm, lebar flens atas bawah 60 cm, tebal  badan flens 3 cm, dan tebal Flens 9 cm. Perencanaan abutmen (pilecap) di peroleh tinggi 2,85 m, depan lebar bawah 8,4 m, lebar atas 6,4 m. Pondasi yang di gunakan adalah pondasi tiang pancang dengan kedalama 15,40 cm dengan dimensi pokok 18 D22, tulangan geser spiral D12. Jumlah pondasi 24 buah.
Â
Kata Kunci : Jembatan Joyoboyo Kota Surabaya, Plat Girder, Komposit, Tiang PancangReferences
Badan Standarisasi Nasional . 2016 “SNI-1725-2016 Pembebanan Untuk Jembatanâ€. Badan Standard Nasional.
Bridge Management System. Peraturan Teknik Jembatan BMS 1992. Departemen PU Bina Marga
Supriyadi, B. & Muntohar, A.S., 2007, JEMBATAN, Yokyakarta.
Sardjono,HS. 1998. Pondasi tiang pancang jilid 1 ,Penerbit Sinar wijaya.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

