STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN SHEARWALL SEBAGAI STRUKTUR PENAHAN GEMPA PADA GEDUNG RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

Erwin Agusnita

Abstract


Dalam#merencanakan#gedung tahan gempa, hal yang harus dipertimbangkan#adalah#sifat-sifat#plastis#gedung, maksudnya pembebanan gempa yang bertegangan bahan besar pada#struktur#sudah#tidak berperilaku elastis lagi, tetapi#terjadi#sendi-sendi plastis#pada beberapa tempat#yang#diharapkan sehingga mampu#memancarkan#energi gempa#dan#struktur#secara#keseluruhan#sebelum runtuh. Pada#daerah yang memungkinkan terjadi#sendi#plastis, maka#kuat#geser beton#diabaikan dan#hanya#baja#tulangan saja yang diperhitungkan untuk#menahan gaya geser. Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawijaya Malang direncanakan menambahkan struktur dinding geser (shear wall) dengan#harapan agar kekakuan struktur gedung meningkat dan tahan terhadap gaya gempa / gaya lateral yang terjadi. Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawijaya Malang berlokasi di kota Malang, merupakan#gedung#berjenis#struktur#beton#bertulang, dengan Sistem struktur#memakai#Sistem#Rangka#Pemikul Momen#Khusus#(SRPMK).

Hasil dari perencanaan analisa struktur Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawijaya Malang ini adalah besar beban#maksimum yang terjadi pada dinding#geser akibat pembebanan#gempa dan kombinasi pembebanan sebesar Mu = 937,036 kNm, mengalami geser#maksimum#Vu = 432,28 kN, dan#gaya#aksial Pu#= 18.867,46 kN. Dimensi dinding geser pada lantai 1 dan 2 dengan#panjang#640, tinggi 420 cm dan#tebal#30 cm, sedangkan#pada#lantai 3 sampai 7 dengan#panjang 640, tinggi 315 cm dan tebal 30 cm. Tulangan#yang#dipakai pada #dinding #geser (shearwall) #untuk #tulangan #horisontal #dan #vertikal 2D22-375 mm dan#kolom#pada#shearwall 28D25 dengan#dimensi 420 x 80 x 40 cm pada#lantai 1 dan 2, 24D22 dengan#dimensi 315 x 40 x 80 cm pada#lantai 3-6, 16D16 dengan#dimensi 315 x 70 x 35 cm#pada#lantai 7 dengan#sengkang Ø13-100 mm.

 

Kata Kunci         :              Gempa, SRPMK,  Shear Wall, Struktur

References


Badan Standardisasi Nasional. 2013. SNI 1727 Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. 2013. SNI 2847 Persyaratan Beton Strukturan untuk Struktur Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. 2019. SNI 1726 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung sebagai Revisi Dari standar Nasional Indonesia 1726:2012 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk struktur Bangunan Gedung dan nongedung. Jakarta: BSN.

Badan#Standardisasi#Nasional. 2019. SNI 2847 Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan sebagai revisi dari Standar Nasional Indonesia 2847:2013 Persyaratan Beton Strukturan untuk Struktur Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.

Dipohusodo, Istimawan. 1993. Struktur Beton Bertulang. Jakarta: Kementerian PUPR.

Kementerian PU. 2010. Peta Zonasi Gempa Tahun 2010. Jakarta: Kementerian PUPR.

Yulianti, Ria Catur. 2010. Rekayasa Gempa. UMB: Pusat Pengembangan Bahan Ajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.