Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Studi Kasus (Jalan Gubernur Soebardjo – Landasan Ulin) Kalimantan Selatan

Junaidi Junaidi

Abstract


Mobilitas manusia dan barang dengan kendaraan bermotor berkembang begitu cepat sebagai akibat peningkatan kesejahteraan dan kemajuan teknologi transportasi. Hal ini berdampak kepada meningkatnya frekuensi kecelakaan lalulintas dengan korban pengemudi maupun masyarakat pemakai jalan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat diskriptif analisis presentase yang merupakan proses penggambaran lokasi penelitian, yaitu pada daerah rawan kecelakaan di jalan jalan Gubernur Soebardjo (Lingkar Selatan) – Landasan Ulin. Dalam penelitian ini akan diperoleh gambaran tentang faktor penyebab, waktu kejadian, kendaraan yang terlibat, tipe tabrakan, dan cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah rawan kecelakaan lalu-lintas di jalan Gubernur Soebardjo (Lingkar Selatan) – Landasan Ulin, selama kurun waktu tiga tahun pengamatan mulai dari tahun 2009 sampai dengan 2011.  Sumber data yang yang diperoleh dalam penelitian ini untuk data kecelakaan lalu-lintas adalah di  Polres Kabupaten Banjar dan Polres Banjarbaru selaku pengumpul data kecelakaan lalu lintas Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan data lalu lintas harian didapat di PU Provinsi Kal-Sel dan Departemen Pekerjaan Umum Direkrorat Jenderal Bina Marga. Dari hasil penelitian faktor penyebab terjadinya kecelakaan pada daerah rawan kecelakaan di jalan Gubernur Soebardjo (Lingkar Selatan) – Landasan Ulin adalah karena faktor keadaan pengemudi (92,72%), kerusakan kendaraan (7,28%) dan kondisi jalan (0,00%). Secara diskriptif pengemudi yang mengalami kecelakaan pada ruas jalan tersebut sebagian besar disebabkan karena kurang antisipasi (72,54%). Waktu kejadian kecelakaan paling sering antara pukul 12.00 – 18.00 (32,72%). Motor  merupakan tipe kendaraan yang sering terlibat kecelakaan (20,18%). Tabrak depan belakang merupakan jenis kecelakaan yang sering terjadi (67,92%). Kondisi cuaca cerah lebih sering terjadi kecelakaan (65,36%).

 

Kata Kunci : Daerah Rawan Kecelakaan, Faktor penyebab Kecelakaan, Lingkar Selatan

Full Text:

50 - 59

References


Oglesbey, Clarckson H. 1999. Teknik Jalan Raya. Jakarta : Erlangga.

Teguh Iman Santoso. 2007. Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu-Lintas (Studi Kasus Jalan Tol JatingalehSrondol Semarang). Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Sukirman Silvia. 1999. Dasar-dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Bandung : Nova.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan. 1992.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Hadihardjaja joetata.1997. Sistem Transportasi.Jakarta : Gunadarma. Hobbs F D. 1995. Perencanaan dan Teknik Lalu lintas. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Arikunto, Suharsimi. 1996. Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Djayoesman, H. S. 1976. Polisi dan LaluLintas. Bandung : Mabes POLRI Press.

Ofyar, Z. Tamin. 2000. Perencanaan dan Pengembangan Transportasi. Jakarta : Erlangga


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami