STUDI PERENCANAAN TEROWONGAN PENGELAK BENDUNGANiPIDEKSOiDI KABUPATENiWONOGIRIiPROVINSIiJAWAiTENGAH
Abstract
Terowongan pengelak ialah bangunan yang digunakan untuk mengalihkan air dalam proses pembangunan suatu awal konstruksi bendungan. Pada akhir bangunan ini akan di jadikan sabagai bangunan intake. Dalam perencanaan terowongan pengelak Bendungan Pidekso1Di1Kabupaten1Wonogiri1Provinsi1Jawa1Tengah juga mempertimbangkan kondisi topografi, hidrologi dan hidrolika. Kemudian perhitungan pembebanan terowongan!pengelak dapat di lihat dari tekanan!air1vertikal,1tekanan!air horizontal dan perhitungan kestabilitas terowongan terhadap1batuan, serta menghitung konstruksi penulangan pada terowongan. Hasil dari perhitungan perencanaan di peroleh analisa debit banjir rancangan Q25 = 138,451 m3/detik metode hidrograf dengan satuan sintesis nakayasu. Dalam perencanan terowongan pengelak berbentuk kotak (Box) dengan diameter 3 m. Perhitungan Penulangan menggunakan STAADpro didapat Momen Maksimum Atas = 2091,64 kNm, Momen maksimun bawah = 2091,64 kNm, Momen maksimum samping = 931,28 kNm. Dan menggunakan Tulangan utama D 16 -50 dan D 16 -275 serta tulangan D16 – 65 untuk tulangan gesernya.
Â
Kata Kunci : Terowongan Pengelak, Debit Banjir, Pembebanan, Momen Maksimum, Perhitungan Penulangan.Full Text:
XMLReferences
Alkaff, M., Firdaus. (2006). STAAD PRO 2004 untuk tingkat menengah. Maxcikom.
Vis, W. C., & Kusuma, G. (1993). Grafik dan Tabel Perhitungan Beton Bertulang. Erlangga.
Sosrodarsono, S., & Takeda, K. (2002). Bendungan tipe Urugan. PT. Ikrar Mandiri Abadi.
Sosrodarsono, S., & Takeda, K. (1989). Bendungan Tipe Urugan. PT. Pradnya Paramita.
Dinas Pekerja Umum dan Tata Ruang Kabupaten Wonogiri. (n.d.).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

