PENGARUH PENAMBAHAN AIR LERI PADA PROSES FERMENTASI COMPLETE FEED OLEH EM4 TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN, KONSUMSI, DAN KONVERSI PAKAN DOMBA EKOR TIPIS

M. Ali Muzaki, Badat Muwakhid, Nisa'us Sholikah

Abstract


Air leri, juga disebut air cucian beras, adalah limbah rumah tangga yang dapat digunakan sebagai tambahan untuk pakan ternak. Ini karena mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin B kompleks yang baik untuk ternak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penambahan air leri memengaruhi fermentasi pakan lengkap oleh EM4 terhadap pertambahan bobot badan harian (PBBH), konsumsi pakan, dan konversi pakan domba ekor tipis. Penelitian ini dilakukan selama 37 hari, terdiri dari 7 hari masa adaptasi dan 30 hari pemeliharaan dan pengambilan data. 12 ekor domba jantan ekor tipis berumur 5-8 bulan dengan bobot awal 16,3-20,3 kg adalah subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan pada masing-masing. Perlakuan P0 adalah fermentasi pakan lengkap dengan EM4 tanpa air leri, perlakuan P1 adalah penambahan air leri 2%, perlakuan P2 adalah penambahan air leri 4%, dan perlakuan P3 adalah penambahan air leri 6%. Data yang didapat dianalisis menggunakan (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan air leri tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap PBBH, konversi pakan, dan konsumsi pakan domba ekor tipis. Rata-rata PBBH adalah 136,67–185,56 g per ekor per hari, konsumsi pakan adalah 761,59–777,78 g per ekor per hari, dan konversi pakan adalah 4,27-6,37 g per ekor per hari. Perlakuan P2 (penambahan air leri 4%) menunjukkan kecenderungan hasil FCR terbaik secara numerik, dengan konversi pakan terendah 4,27. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan air leri pada proses fermentasi complete feed oleh EM4 tidak mempengaruhi perfoma domba ekor tipis, namun taraf penambahan 4% cenderung berpotensi menjadi taraf yang paling efisien untuk diterapkan.

 

Kata Kunci : Air Leri, EM4, Complete Feed, Domba Ekor Tipis, Pertambahan Bobot Badan Harian, Konversi Pakan, Konsumsi Pakan.

 

EFFECT OF RICE WASHING WATER ADDITION DURING EM4-FERMENTED COMPLETE FEED ON AVERAGE DAILY GAIN, FEED INTAKE, AND FEED CONVERSION RATIO OF THIN-TAILED SHEEP

 

Abstract

Rice washing water is a household by-product with the potential to be utilized as a feed additive due to its carbohydrate, protein, and B-complex vitamin content, which may support animal performance. This study aimed to evaluate the effect of rice washing water addition during the fermentation of complete feed using EM4 on average daily gain (ADG), feed intake, and feed conversion ratio (FCR) of Thin-Tailed sheep. The experiment was conducted at Cahaya Satu Ternak Farm, Gedangan Village, Mojowarno District, Jombang Regency, for 37 days, consisting of a 7-day adaptation period followed by a 30-day feeding and data collection period. The experimental animals consisted of 12 male Thin-Tailed sheep aged 5–8 months with initial body weights ranging from 16.3 to 20.3 kg. A Completely Randomized Design (CRD) was applied, consisting of four treatments with three replications each: P0 (EM4-fermented complete feed without rice washing water), P1 (2% rice washing water), P2 (4% rice washing water), and P3 (6% rice washing water). The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that the addition of rice washing water had no significant effect (P>0.05) on average daily gain, feed intake, or feed conversion ratio. The average daily gain ranged from 136.67 to 185.56 g/head/day, feed intake ranged from 761.59 to 777.78 g/head/day, and the feed conversion ratio ranged from 4.27 to 6.37. Although the differences were not statistically significant, treatment P2 (4% rice washing water) produced the lowest FCR value (4.27), indicating a tendency toward better feed utilization efficiency than the other treatments. It can be concluded that the addition of rice washing water during the EM4 fermentation of complete feed did not significantly affect the performance of Thin-Tailed sheep. However, the 4% inclusion level showed the greatest potential as the most efficient treatment. Keywords: Rice Washing Water, EM4, Complete Feed, Thin-Tailed Sheep, Average Daily Gain, Feed Conversion Ratio, Feed Intake.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.