PERFORMA BOBOT LAHIR DAN PERTUMBUHAN ANAK BERDASARKAN BOBOT BADAN DAN UKURAN TUBUH INDUK DOMBA CROSS TEXEL

Zahrul Ustadhi, Mudawamah Mudawamah, Nisa'us Sholikah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan serta keeratan antara bobot badan dan ukuran-ukuran linier tubuh induk (bobot badan, panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak) terhadap performa awal keturunan (bobot lahir dan laju pertumbuhan pra-sapih) pada domba Cross Texel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei observasional dengan pendekatan kuantitatif pada populasi ternak di Pandawa Farm, Turen, Kabupaten Malang. Materi penelitian yang digunakan meliputi 30 ekor induk domba Cross Texel paritas 2–4 serta 45 ekor anak domba yang dilahirkannya. Parameter tubuh induk diukur pada fase kebuntingan tua, sedangkan bobot lahir anak ditimbang kurang dari 24 jam setelah kelahiran, dilanjutkan dengan pencatatan pertumbuhan harian hingga masa sapih. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, serta analisis regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata bobot lahir anak domba adalah 2,87 ± 0,38 kg, sedangkan rata-rata pertambahan bobot badan harian (PBBH) pra-sapih adalah 0,164 ± 0,01 kg/hari. Hasil analisis uji parsial membuktikan bahwa ukuran lingkar dada induk merupakan satu-satunya variabel morfometrik yang memiliki pengaruh signifikan (P < 0,05) terhadap bobot lahir anak dengan nilai korelasi positif (r = 0,380) dan mengikuti persamaan regresi Y1 = 1,20 + 0,023X3. Sebaliknya, variabel bobot badan, panjang badan, dan tinggi pundak induk tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (P > 0,05) terhadap performa bobot lahir maupun pertumbuhan anak. Berdasarkan hasil uji simultan, dimensi tubuh induk secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 15,8% terhadap bobot lahir dan hanya 4,7% terhadap pertumbuhan harian anak. Disimpulkan bahwa karakteristik lingkar dada induk merupakan indikator morfometrik paling efektif untuk mengestimasi dan meningkatkan performa bobot lahir anak domba Cross Texel, sementara performa pertumbuhan pasca-lahir lebih didominasi oleh manajemen pakan fungsional dan kapasitas laktasi induk.

Kata Kunci: Cross Texel, Lingkar Dada, Bobot Lahir, Pertumbuhan Pra-Sapih, Seleksi Induk

 

Birth Weight and Growth Performance of Lambs Based on Body Weight and Body Measurements of Cross Texel Ewes

 

Abstract

This study aimed to evaluate the correlation and predictive effects of ewe body weight and morphometric traits (body length, chest girth, and withers height) on the birth weight and pre-weaning growth performance of Cross Texel lambs. A quantitative observational survey was conducted on 30 ewes (parity 2–4) and 45 lambs at Pandawa Farm, Malang. Data were evaluated using Pearson correlation, alongside simple and multiple linear regression analyses. The results showed an average lamb birth weight of 2.87 ± 0.38 kg and a pre-weaning growth rate of 0.164 ± 0.01 kg/day. Crucially, ewe chest girth was the only morphometric variable that significantly influenced (P < 0.05) lamb birth weight, showing a positive correlation (r = 0.380) via the regression equation Y1 = 1.20 + 0.023X3. Conversely, ewe body weight, body length, and withers height had no significant effects (P > 0.05) on offspring traits. In conclusion, ewe chest girth serves as the most reliable morphometric selector for predicting lamb birth

weight.

Keywords: Cross Texel, Chest Girth, Birth Weight, Pre-Weaning Growth, Ewe Selection.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.