BELAJAR FILSAFAT BELAJAR BERKARAKTER

Rosichin Mansur

Abstract


Belajar bagi manusia sebuah keniscayaan. Melalui belajar manusia mengubah perilakunya, dan dengan belajar manusia akan mampu membangun dirinya menjadi manusia yang lebih baik. Kemampuan belajar manusia terletak pada kemampuan memahami realita yang ada. Namun manusia dalam memahami realita yang cenderung mendasarkan pada pengetahuan, pengalaman, filsafat dan agama yang diyakininya. Melalui belajar manusia pun dapat menggapai kemajuan, dan memiliki karakter yang kuat dalam menjalani kehidupannya. Demikian pun belajar filsafat manusia akan memiliki karakter tersendiri dalam dunia pemikiran, dan akan membawa manusia cinta pada kebijakan atau kearifan.

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Abu dan Widodo Supriyono. (2004). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta

Arifin, H.M. (2000). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara

Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni. (2015). Teori Belajar & Pembelajaran. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Dimyati dan Mudjiono. (1999). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Kebung, Konrad. (2011). Filsafat Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Prestasi Pustaka

Lubis, Akhyar Yusuf. (2015). Filsafat Ilmu Klasik Hingga Kontemporer. Jakarta: RajaGrafindo

Sanjaya, Wina. (2010). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Syah, Muhibbin. (2009). Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali.

Tafsir, Ahmad (2008) Filsafat Umum: akal dan Hati sejak Thales sampa Capra. Bandung: Remaja RosdaKarya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Vicratina terindeks oleh:

 

Jurnal Vicratina is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License