BUDAYA PESANTREN DAN TUUDHAN FEODALISME: ANALISIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP RELASI KYAI DAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN PENDIDIKAN PERGURUAN AGAMA ISLAM DARUN NAJAH SALAF MALANG

Himmah Innayatun Nafisah, Mukhammad Nafiu Akbar, Dwi Fitri Wiyono

Abstract


This study aims to examine the form and meaning of the relationship between kyai and santri at the PPAI Darun Najah Salaf Islamic Boarding School in Malang to test the validity of the "feudalism" accusations often addressed by the public. This research employs a qualitative approach with phenomenological and symbolic interaction designs. Data were collected through deep interviews, participant observation, and documentation. The results indicate that the relationship built in this pesantren does not reflect an oppressive or purely hierarchical feudal pattern. On the contrary, the relationship is based on a strong spiritual-paternalistic bond, where the kiai positions himself as a second parent who guides santri with love (welas asih). The obedient, respectful attitude (ta'dzim), and devotion (khidmah) shown by santri are born consciously and voluntarily as part of Islamic knowledge manners (adab) to obtain blessings (barokah), not because of structural coercion or fear. Facing the modern era, this pesantren successfully maintains a dynamic balance between the preservation of traditional Islamic classic values and egalitarian principles through proportional differentiation of ethical space and structured participatory mechanisms. This study contributes theoretically to confirming that the respect tradition in pesantren is an embodiment of Islamic epistemic manners, as well as an antithesis to the political system of authoritarian feudalism.

Full Text:

PDF

References


Aas, A. (2021). Keutamaan Orang Berilmu (Analisis QS. Al-‘Ankabut: 41-43). Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 7–13.

Abdillah, A., & Maskuri, E. (2022). The Khidmah Tradition of Santri Towards Kyai (The Review of ‘Urf & Psychology). Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 278–292.

Achmadin, B. Z., Asrori, M., & Barizi, A. (2024). Deconstructing the Kiai and Santri Relationship: A Critical Review of Power and Cultural Dynamics. Journal of Islamic Education, 26(2), 367–392.

Agus, N., & Salabi, S. (2022). Al-Mabhats Budaya Pesantren: Pengembangan Pembelajaran Turats. Jurnal Studi Islam, 7(1), 67–83. https://doi.org/10.47766/almabhats.v7i1.1017

Aisyah, S., Ilmi, M. U., Rosyid, M. A., Wulandari, E., & Akhmad, F. (2022). Kiai Leadership Concept in The Scope of Pesantren Organizational Culture. Journal of Islamic Educational Management, 3(1), 40–59.

Al-attas, M. N. (2022). Konsep Ta’dib Pendidikan Agama Islam Perspektif Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Jurnal Keagamaan, 8(2), 81–89.

Asy'arie, M., dkk. (2023). Konsep Dasar Pendidikan Islam dan Implementasinya Perspektif Bidayatul Hidayah Imam Al-Ghazali. AL-QALAM: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan, 15(2), 155–166. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v15i2.2279

Chandra, P., Agama, I., Negeri, I., & Bengkulu, I. (2020). Peran Pondok Pesantren dalam Membentuk Karakter Bangsa Santri di Era Disrupsi. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 243–262. https://doi.org/10.29240/belajea.v5i2.1497

Fauzi, A. (2023). Analisis Adab Murid Terhadap Guru Perspektif Imam Al-Ghazali dalam Kitab Bidayatul Hidayah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 1–15.

Fitri, R., Ondeng, S., & Makassar, I. (2022). Pesantren di Indonesia: Lembaga Pembentukan Karakter. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 42–54.

Gama, C. B., Fawwaz, M., Farabi, F., & Fuady, F. (2024). Roles and Challenges of Pesantren Intellectual. Journal of Islamic Civilization, 24(2), 453–470.

Husen, K., & Husni, M. (2025). Peran Pesantren Dalam Meneguhkan Identitas Budaya Indonesia di Tengah Arus Modernisasi. Jurnal Kebudayaan, 3, 387–397.

Lanang, A., Asmoro, L., Karjoko, L., & Hermawan, S. (2024). Fungsi Pengaturan Sistem Pendidikan Pesantren Sebagai Instrumen Terwujudnya Manusia Yang Unggul. Jurnal Hukum dan Pendidikan, 3, 42–54.

Maulana, F. J., & Ernawati, F. (2024). Kepemimpinan Kyai sebagai Kunci Motivasi Santri Kalong di Pesantren: Sebuah Studi Kasus. Jurnal Psikologi Pendidikan, 111–118.

Misbah, A., & Rozi, B. (2022). Sejarah Pesantren dan Tradisi Keilmuannya di Jawa. Al-Jadwa: Jurnal Studi Keislaman, 1(2),116–129. https://doi.org/10.38073/aljadwa.v1i2.796

Mushthofa, R. Z., Aminah, S., & Pesantren, D. (2023). Menggugah Kesadaran Berdemokrasi dalam Kultur Pesantren. Jurnal Pemikiran Sosial, 18(01), 82–90.

Muttaqin, A. I. (2023). Konstruksi Budaya Pendidikan Pesantren. Jurnal Pemikiran Islam, 4(1), 80–94.

Nadliroh, F. (2024). Konsep Dasar Pendidikan Islam: Definisi Ta'lim, Tarbiyah, dan Ta'dib. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(3), 23–30.

Nasir, A., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3, 4445–4451.

Nasution. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Sumber Data Penelitian. Medan: CV Pustaka Bangsa.

Padli, E. (2023). Fikroh Pendidikan Multikultural Pesantren Di Indonesia. Fikroh: Jurnal Pemikiran Islam, 7(2), 146–155.

Pakpahan, O., Andaria, A. C., Rahayu, D., Hartanto, R., Juniasih, I. A. K., Alianto, A., Yogawati, N. D., Mulyodiputro, M. D., & Asri, H. (2024). Metode Penelitian dan Teknik Analisis Data. Padang: CV Lauk Puyu.

Pristiwanti, D., dkk. (2022). Pengertian Pendidikan secara Umum dan Definisi Operasional. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4, 7911–7915.

Putri, B. T., Ayu, C. S., Atiiqah, M., Ginting, B., & Saidah, S. (2025). Budaya dan Bahasa: Refleksi Dinamis Identitas Masyarakat. Jurnal Sosiolinguistik, 3, 18–28.

Rabbani. (2021). Sosiologi Relasi dan Interaksi Sosial. Jakarta: Rajawali Press.

Rahmawati, D. (2023). Akar Sejarah Feodalisme dan Dampaknya Terhadap Perilaku Sosial. Jurnal Sejarah dan Budaya, 3(4), 1–6.

Riady, M. S., & Wardi, M. (2021). Telaah Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid Tentang Pondok Pesantren. Jurnal Studi Keislaman, 6(1), 37–48.

Rohdiana, F. (2023). Budaya Pesantren Dan Pendidikan Karakter Santri Pada Pondok Pesantren Darussalamah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 15–24.

Rohani. (2024). Transformasi Relasi Kyai dan Santri dalam Tradisi Pesantren: Kajian Sosiologi Pendidikan di Pondok Pesantren Al-Iman Bulus Purworejo. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 2, 25–42.

Saat, S., & Mania, S. (2020). Pengantar Metodologi Penelitian: Panduan Bagi Peneliti Pemula (Edisi Revisi ke-2). Gowa: Pusaka Almaida.

Saiman. (2022). Karakteristik Sosio-Keagamaan Santri di Era Kontemporer: Menghayati Definisi KH. Mustofa Bisri. Jurnal Kebudayaan Islam, 4(2), 80–94.

Salim, L., & Syahputra, M. C. (2021). Pola Komunikasi Keagamaan di Lembaga Tradisional Islam. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 21(2), 349–364.

Saria, R. T., dkk. (2025). Otoritas dan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren Indonesia: Sebuah Kajian Interdisipliner tentang Kekuasaan, Pengetahuan, dan Modal Keagamaan. Jurnal Ilmiah, 3, 42–54.

Sehandi, Y. (2022). Feodalisme Kasta Tinggi pada Masyarakat Ngada di Flores dalam Novel Kemelut Kasta Karya Aris Woghe. Jurnal Sastra Kritis, 8(1), 232–237.

Sholiha, A., & Azimi, Z. Al. (2024). Pendidikan Keimanan kepada Allah dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Studi Al-Qur'an, 25(1), 86–99.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif (Untuk Penelitian yang Bersifat Exploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif). Bandung: Alfabeta.

Syarifah, H., & Munandar, A. (2025). Undang-Undang Pesantren Sebagai Rekognisi Dan Implikasi Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendidikan Pesantren Di Indonesia. Naafi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 307–318.

https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.157

Syukri, A., dkk. (2023). Konsep Tarbiyah, Ta'lim, dan Ta'dib dalam Dunia Pendidikan Islam. Jurnal Kajian Islam, 6(1), 91–108.

Ulya, J. N., Triyuliasari, A., & Timur, J. (2024). Peran Kyai dalam Pengelolaan Pesantren di Era Global. Jurnal Pendidikan Nusantara, 31–43.

Ulum. (2021). Etimologi dan Sejarah Budaya Santri di Nusantara. Malang: Madani Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Vicratina terindeks oleh:

 

Jurnal Vicratina is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License