STRATEGI SEKOLAH DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS DI MADRASAH TSANAWIYAH NAHDLATUL ULAMA MALANG
Abstract
This study addresses the issue of moral decline among youth in the era of globalization, driven by social interactions, increasing access to information, and advanced technology that significantly affect children's character development. Positioned within the field of character education, this research focuses on strategies to strengthen students’ religious character at MTs Nahdlatul Ulama Malang. It explores three key questions: the school’s strategies for reinforcing religious character, the supporting factors involved, and the obstacles faced. Employing a descriptive qualitative approach with field research methods, data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that the school implements religious habituation programs such as Dhuha prayer, reciting Asmaul Husna, Qiro’ati Qur’an reading, Dhuhr prayer, Istighotsah, kitab kuning learning, and Diba’ recitation, which foster a religious culture among students and staff. Supporting factors include consistent supervision, exemplary teacher conduct, and integration with pesantren and TPQ. Major challenges include lack of program supervision, limited understanding of students’ characteristics, and inadequate facilities. The study contributes to the discourse on effective religious character education strategies in Islamic secondary schools in Indonesia.
Kata Kunci: School Strategy, Religious Character Education
Full Text:
PDFReferences
A, Sahlan. (2013). Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah.Malang; UIN Press Maliki.
A, Wibowo. (2013). Manajemen Pendidikan karakter di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Abdurrahman, M. (2015). Pendidikan Al-Qur'an dalam Membentuk Karakter Religius. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Akdon. (2009). Manajemen Pendidikan. Bandung: Pustaka setia.
Arifin, M. (2011). Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arifin, Zaenal. (2012). Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Aunu Ihwah. (2019). Pengaruh Pendidikan Pramuka terhadap Pembentukan Karakter Religius. Al-Iltizam.
Baihaqi, Achmad. (2016). Strategi Kepala Madrsah dalam Mewujudkan Budaya Religius di MAN dan SMAN 1 SumenepMadura.Tesis Universitas Negeri Malang.
Balitbang. (2010). Pedoman Sekolah Pengembangan Budaya Dan Karakter Bangsa Kementrian Pendidikan Nasioanal Badan Penelitian Pengembangan Pusat Kurikulum. Jakarta: kemendiknas.
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman and Company.
Brooks, D. (2015). The Road to Character. New York: Random House.
Cahyanto, B. (2018). Pendidikan Karakter Religius dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Deepublish.
Daradjat, Z. (1995). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Departemen Agama RI. (2019). Al-Quran dan Terjemah. Bandung: Cordoba.
Duckworth, A. L., & Seligman, M. E. P. (2005). Self-discipline outdoes IQ in predicting academic performance of adolescents. Psychological Science, 16(12), 939-944.
Emmons, R. A. (1999). The psychology of ultimate concerns: Motivation and spirituality in personality. New York: Guilford Press.
Farid, M dan Darmayanto. (2013). Konsep Dasar manajemen Pendidikan di Sekolah.Yogyakarta: Gava Media.
Freiberg, H. J. (1999). School Climate: Measuring, Improving and Sustaining Healthy Learning Environments. London: Falmer Press.
Gomberl, Sustrisno. (2020). “Strategi Kepala Sekkolah dalam Penguatan karakter Religiusitas”. Jurnal of Education Management. Volume 01, Nomor 01.
Hamalik, O. (2009). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia.
Hidayat, Otib Satibi. (2021). Pendidikan Karakter anak Sesuai Abad ke-21. Jakarta: Edura-UNJ.
Hidayatullah, Furqon. (2010). Pendidikan karakter membangun Peradaban Bangsa. Surakarta: Yuma Pustaka.
J, Lexy. (2006). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya.
Kemendikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter, Modul Pelatihan bagi Kepala Sekolah. Jakarta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Panduan Pelaksanaan Ekstrakurikuler. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Khoiriyah, Yunif Lailatul. (2015). Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Sikap Religius Siswadi Ma At-thohiriyah Ngatru Tulungagung. Skipsi IAIN Tulungagung.
Kholis, Nur. (2014). Manajemen Strategi Pendidikan (formulasi implementasi dan pengawasan). Surabaya: UIN Sunan Ampel Pres.
Ki Hajar Dewantara. (1967). Pendidikan dan Kebudayaan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Komalasari, Kokom dan Didi Syarifudin. (2017). Pendidikan Karakter: Konsep dan Aplikasi Living Values Education. Bandung: PT Repika Aditama.
Kurniasih, Imas dan Sani Berlin. (2017). Pendidikan Karakter. Jakarta: Kata Pena.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Majid, A. (2013). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Marzuki. (2015). Pendidikan Karakter Islam. Jakarta: Amzah.
Muhaimin. (2009). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mulyasa, E. (2006). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2015). Manajemen dan Kepemimpinan kepala Sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Murniati. (2008). Manajemen Strategi peran Kepala Sekolah dalam pemberdayaan. Bandung: Pustaka media Perintis.
Muslich, Mansur. (2011). Pendidikan karakter Menjawab tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Nurhuda, Achmad dan Syahedul Haq. (2020). “Strategi Kepala Madrasah dalam Penguatan Pendidikan Karakter”. Jurnal Manajemen Pendidikan.
Purwanto, Agus dan Nurtanio. (2019). Kepemimpinan Pendidika (kepala sekolah sebagai manajerial dan leader). Yogyakarta: Interlude.
Putra, N. K. (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Komunitas. Yogyakarta: Deepublish.
Qomar, Mujamil. (2007). Manajemen Pendidikan islam, Strategi baru pengelolaan lembaga pendidikan islam. Jakarta: Erlangga.
Rahmat, J. (2009). Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rohman, A. (2013). Pengembangan Karakter melalui Ekstrakurikuler. Jurnal Pendidikan Karakter.
Saefullah. (2013). Manajemen Pendidikan Islam. Bandung: CV Pustaka Setia.
Sani, Ridwan Abdullah. (2016). Pendidikan Karakter; mengembangkan karakter anak yang islami. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Saputra, Aziz. (2017). Peran Kepala Madrasah dalam Membangun Budaya Religius di MAN 1 Palembang. Skripsi UIN Raden Fatah Palembang.
Setiawati, Eka. (2020). Pendidikan Karakter. Bandung: Widiana Bhakti Persada Bandung.
Sugiuno. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suyanto. (2009). Manajemen Pendidikan: Konsep, Strategi, dan Aplikasi. Jakarta: Indeks.
Tafsir, A. (2013). Pendidikan Karakter: Teori dan Aplikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Wigfield, A., & Ecclestone, K. (2000). Expectancy-value theory of motivation. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 68-81.
Zamakhsyari, A. (2017). Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren. Yogyakarta: Deepublish.
Zubaedi. (2011). Pendidikan Karakter: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Vicratina terindeks oleh:
Jurnal Vicratina is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License







