STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN SIKAP TOLERANSI SISWA DI MTS MU YA-IKHSAN ANDONOSARI
Abstract
This study aims to describe the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in developing tolerance in students at MTs MU YA-IKHSAN Andonosari. This study aims to identify supporting factors, obstacles, and solutions in developing tolerance in students. The background of this research is based on the importance of tolerance values in Indonesia's multicultural society. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the strategies used by teachers include lesson planning that integrates tolerance values, implementation through intracurricular and extracurricular learning, and ongoing evaluation of student attitudes. Supporting factors include school support and adequate facilities, while inhibiting factors are differences in student backgrounds and limited time. PAI teachers play a strategic role in shaping tolerant character through role models, habituation, and interactive approaches.
Full Text:
PDFReferences
Azwar, S. (2015). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya.Yogyakarta: Pustaka Pelajaran
Anissatul Mufarokah, Strategi Belajar Mengajar, (Yogyakarta: Teras, 2009), Hal.60.
Andi, Akbar Anwar. 2019. Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Penanaman Nilai-Nilai Toleransi Antar Ummat Beragama Peserta Didik Untuk Mewujudkan Kerukunan, Jurnal Al-Ibrah, Vol.8, No.1
Arif, Mahmud. Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah (Teori, Metodologi dan Implementas). Yogyakarta: Idea Press
Ahmad, Hadis-hadis Toleransi. (Semarang: CV. Toha Putra, 2010)hal.16
Artis.2011. Kerukunan dan Toleransi Antra Umat Beragama, Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama. Vol. 3 No. 1
Driscoll, Frelberg. 2002. Pengertian Strategi Menurut Kamus Besar. Yogyakarta: Media Nusantara
Dahlan dkk, Kamus Induk Istilah Ilmiah Seri Intelektual, (Surabaya: Target Press, 2003), hlm. 740
E.Mulyasa, Menjadi Guru Profesional, (Bandung : PT. Remaja Rosda Karya, 2006) cet.ke 4, hal.37
Endang, Busri. 2011. Mengembangkan Toleransi dan Kebersamaan di Kalangan Siswa. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, Vol.2 No.2.
Fatimatur, E Rasdiyah & Wahyu E. 2015. Nilai-Nilai Toleransi Dalam Islam. Jurnal Studi Keislaman. Vol.10, No.1
Gerlachy. 2018. Pengertian Toleransi dalam Sikap (Attitude), Vol.4 No.1. Jakarta: Pustaka LP3ES Indone
H. Dale. Schunk, Learning Theories An Educational Perspektive. (Yogyakarta : Pustaka Pelajar 2012), hal. 384-386
http//sarana bertanya.com: Sebutkan Faktor Pendukung dan Penghambat Kerukunan antar umat Beragama, di akses 25 marert 2024
Ihsan, A. Bakir. Komponen-Komponen dalam Buku Strategi Pembelajaran, (Bandung: Rineka Cipta), hal.77
JURNAL GENTALA PENDIDIKAN DASAR Vol.8 No. 1 Juni 2023, Hal 52 DI (Akses pada 20 November 2024
Jamarah dan Zain, Strategi Belajar Mengajar….hal.5
Kardi S dan Nur M, Pengajaran Langsung, (Surabaya: Unipers IKIP Surabaya, 1999), Hal 8
Konadi, H. (2022). Peran Guru Dalam Pembiasaan Budaya 3S (Senyum, Sapa,
Salam) Terhadap Siswa. Jurnal Studi Keislaman, 7(1)
Mangun Budiyanto, Ilmu Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Griya Santri, 2011), hlm. 61.
Moelong, Lexy J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta: Rosda
Madjid, Nurcholis, Pluralitas Agama Kerukunan dalam Keberagamaan, Jakarta:
Kompas, 2001.
Madung, Otto Gusti, Post-Sekularisme, Toleransi dan Demokrasi, Yogyakarta: Ledalero, 2017.
Moh Yamin. Meratas Pendidikan Toleransi. Jakarta: Madani, 2011.
Mansur, Sufa‟at, Toleransi Dalam Agama Islam, Yogyakarta: Harapan Kita,2012.
N. Yustisia, Hypno Teaching, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2012), hlm.15
Notoatmodjo (2010), sikap adalah respon tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek tertentu, yang sudah melibatkan faktor pendapat dan emosi yang bersangkutan (senang-tidak senang, setuju-tidak setuju, baik-tidak baik, dan sebagainya).
Notoatmodjo, 2012,Sikap merupakan suatu sindrom atau kumpulan gejala dalam merespons stimulus atau objek sehingga sikap itu melibatkan pikiran, perasaan, perhatian dan gejala kejiwaan yang lain.
Rajab, Wahid A. 2018. Upaya Guru Pendiidkan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Toleransi Untuk Menjaga Kerukunan Antar Ummat Beragama
Rasdiyah E , Fatimatur & Wahyu Hidayati E. 2015. Nilai-nilai Toleransi Dalam Islam, Jurnal Studi Keislaman, Vol. 10 No.1
Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif, (Jakarta: PT Asdi Mahasatya, 2005), hal. 41.
Suyadi. (2012). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. PT. Remaja
Rosdakarya.
Suharti. 2001. Bentuk-Bentuk Strategi Guru. Jakarta: Rineka Cipta
Wati, Wulan Puspita, Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Penanaman Nilai Nilai Toleransi Antar Umat Beragama Siswa Untuk Mewujudkan kerukunan siswa..
Wina sanjaya. Strategi Pembelajaran; Berorientasi standard Proses Pendidikan, (Jakarta : kencana Prenada Media Group, 2008) hal 179-181
Zakiyah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Bumi Aksara, 2009), hal. 78
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Vicratina terindeks oleh:
Jurnal Vicratina is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License







