Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Risiko Produksi Usahatani Jagung di Desa Bragung Kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep
Abstract
Jagung merupakan komoditas strategis, pangan penting setelah padi dan impor masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi produksi dan risiko produksi usahatani jagung. Data penelitian menggunakan data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui wawancara langsung kepada 47 petani jagung yang berada di Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Pengukuran data menggunakan Skala Likert. Analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga dan luas lahan berpngaruh positif terhadap risiko produksi usahatani jagung, sedangkan pupuk dan benih berpengaruh negative. Dapat diartikan bahwa kenaikan penggunaan pupuk dan benih menurunkan produksi jagung. Saran dari penelitian ini perlunya penyuluhan kepada petani jagung agar memberikan pupuk dan benih sesuai pedoman yang berlaku.
Â
Kata Kunci : Resiko Produksi, Petani Jagung dan ProduksiFull Text:
PDF 11-20References
A. Tohir, Kaslan, Seuntai Pengetahuan Usaha Tani Indonesia, Jakarta: Rineka Cipta, 1991.
Bachtiar R, Hermanto. 1991. Ilmu Usahatani Jakarta : Penebar Swadaya.
Badan Pusat Statistik, 2018. Jawa Timur Dalam Angka 2018.
Badan Pusat Statistik, 2014-2018. Kabupaten Sumenep Dalam Angka 2014-2018. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep.
Badan Pusat Statistik, 2014-2018. Kecamatan Guluk-Guluk Dalam Angka 2014-2018. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep.
Daniel Moehar. 2004 Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: PT Bumi Aksara
Ellis F. 1993. Peasant Economics: Farm Households and Agrarian Developn 2nd ed. New York: Cambridge University.
Moehar. 2001. Pengantar Ekonomi Pertanian. Bumi Aksara :Jakarta.
Purba, L., Lubis, E., & Negara, S. (2014). Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Tingkat Adopsi Petani terhadap Teknologi Anjuran Budidaya Kentang (Studikasus: Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatera Utara). Journal of Agriculture and Agribusiness Socioeconomics, 3(5).
Qonita, R. A., & Sutrisno, C. I. R. J. Analisis Risiko pada Usahatani Kedelai di Kabupaten Gobogan. Agrista: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agribisnis UNS,
Sarasutha, I. P. 2002. “Kinerja usahatani dan pemasaran jagung di sentra produksiâ€. Jurnal Litbang Pertanian.
Shinta, Agustina, 2011. Ilmu Usahatani. UB Press. Malang.
Shinta, N. D., & Wiyono, S. N. (2017). Analisis Risiko Produksi Baby Buncis Pada Kelompok Tani Di Kabupaten Bandung Barat. Jispo: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2), 121-136.
Tomy, J. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Jagung Di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Agroland, 20(1), 61-66.
Warisno. 2007. Budidaya Jagung Hibrida. Kanisius, Yogyakarta.
Kurniati, D. (2012). Analisis risiko produksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada usahatani jagung (Zea Mays L.) di Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Jurnal Social Economic of Agriculture, 1(3).
Shinta, N. D., & Wiyono, S. N. (2017). Analisis Risiko Produksi Baby Buncis Pada Kelompok Tani Di Kabupaten Bandung Barat. Jispo: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2), 121-136.
Tomy, J. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Jagung Di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Agroland, 20(1), 61-66
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Moh. Arieqeul Faqih, Ahmad Dedy Syathori, Dwi Susilowati
Supported by:


