ANALISIS SOSIAL EKONOMI DAN IKLIM TERHADAP PRODUKTIVITAS CABAI

Amelia Putri Agvina, Nikmatul Khoiriyah, Titis Surya Maha Rianti

Abstract


AbstractCayenne Pepper are a horticultural commodity of high economic value, the productivity of which is influenced by farmers’ socio-economic factors and climate change. The purpose of this research is to look into how socioeconomic factors and climate change affect chilli productivity in Sidodadi Village, Ngantang Sub-district, Malang Regency. 50 respondents were chosen through Simple Random Sampling from a population of 97 farmers using the Slovin method in this descriptive quantitative study. While secondary data came from the Central Statistics Agency (BPS) and the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG) of Malang Regency, primary data was gathered through questionnaires and interviews. Multiple linear regression was used to analyze the data with the help of RStudio. Land ownership status has a substantial favorable influence (β = 2,542.34; p = 0.0213), while the amount of time spent farming has a significant positive effect (β = 121.97). Rainfall had a significant partial influence (p = 0.0372). These results show that land ownership and agricultural expertise have a greater impact on cayenne pepper productivity than climate change considerations.Keyword: Social Economic, Climate AbstrakCabai merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang produktivitasnya dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi petani dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi dan perubahan iklim terhadap produktivitas cabai di Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 50 responden yang dipilih melalui Simple Random Sampling dari populasi 97 petani berdasarkan rumus Slovin. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari BPS dan BMKG Kabupaten Malang. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan RStudio. Secara parsial, lama bertani berpengaruh positif signifikan (β = 121,97), sedangkan status kepemilikan lahan berpengaruh positif signifikan (β = 2.542,34; p = 0,0213). Faktor iklim yakni curah hujan berpengaruh signifikan (p = 0,0372). Temuan ini menunjukkan bahwa produktivitas cabai lebih dipengaruhi oleh pengalaman bertani dan kepemilikan lahan dibandingkan faktor perubahan iklim.Kata Kunci: Sosial Ekonomi, Iklim.

Full Text:

PDF

References


Aditya, F., Gusmayanti, E., & Sudrajat, J. (2021). Pengaruh Perubahan Curah Hujan terhadap

Produktivitas Padi Sawah di Kalimantan Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(2), 237–246.

https://doi.org/10.14710/jil.19.2.237-246

Ali, F., Agila, R., & Kiraz, A. (2025). Climate Change and Agricultural Risks : Perception of

Farmers from a Socio-Economic Sustainability Perspective.

Amah, M. B. N., & Wadu, J. (2024). Pengaruh Modal Sosial Terhadap Produktivitas Padi

Kabupaten Sumba Timur. Wiratani : Jurnal Ilmiah Agribisnis, 7(2).

Anggraini. (2020). Klasifikasi Cabai (Issue 2020).

Anindita, R. (2025). Konsep Dasar Ekonomi Pertanian. 1–26.

Anugrah, R., Salam, I., & Alwi, L. O. (2024). Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Produksi

Usahatani Terhadap Produktivitas Padi Sawah Di Kelurahan Atula Kabupaten Kolaka

Timur. Botani : Publikasi Ilmu Tanaman Dan Agribisnis, 1(3).

Aprilliza Naura, F. D. R. (2018). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produksi Dan Pendapatan

Usahatani Cabai Merah (Kasus Di Dusun Sumberbendo, Desa Kucur, Kabupaten Malang).

Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 2, 147–158.

Bayu Dwi Apri Nugroho, Aristya Ardhitama, Junun Sartohadi, Muamar Qadafi, Bowo Dwi

Siswoko, and A. H. A. A. (2025). ct of Climate Variability on Chili Pepper (Capsicum

frutescens L.) Cultivation in Indonesia. Environment and Natural Resources Journal.

BPS Kabupaten Malang. (2021). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah–Buahan Semusim

Menurut Jenis Tanaman (kuintal), 2018-2020. Badan Pusat Statistik.

Hairunisa, H. (2020). Analisis Dampak Musim Hujan Terhadap Hasil Panen Tomat di Desa Ciloto

, Kabupaten Cianjur , Provinsi Jawa Barat. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Jakarta.

Lumbantoruan, M. R., Rumagit, G. A. J., Tarore, M. L. G., Program, M., Agribisnis, S., Pertanian,

F., Ratulangi, U. S., Program, D., Agribisnis, S., Pertanian, F., & Ratulangi, U. S. (2024).

Kondisi Sosial Dan Ekonomi Petani Cabai Di Desa Tombasian Atas Satu Kecamatan

Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. 20, 503–512.

Malang, B. P. S. K. (2025). Kecamatan Ngantang Dalam Angka.

Mochamad Nukman Ridho dan Nur Edy Suminarti. (2020). Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap

Produktivitas Tanaman Cabai (Capsicum frutescens L.) di Kabupaten Malang. Jurnal

Produksi Tanaman, Vol. 8 No.

Sugiyono, P. D. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (M. Dr. Ir. Sutopo.S.Pd (ed.); 5th ed.). Penerbit ALFABETA.

Surya, T., Rianti, M., Hindarti, S., & Maula, L. R. (2024). Farmers ’ perceptions and adaptation

strategies in facing climate change : a study of shallot farmers in Batu City , Indonesia.

Syahbana Ali. (2023). Komparasi Keadaan Penyakit Busuk Buah ( Colletotrichum Capsici ) Pada

Tanaman Cabai Merah ( Capsicum Annuum L .) Di Dataran Tinggi. Universitas Medan

Area.

Syata, W. M. (2025). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produksi Pertanian. Jurnal Manajemen,

Bisnis, Akuntansi, 3834, 83–88.

Tota Totor Naibaho. (2012). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Produksi

Usahatani Sawi. 1–16.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Amelia Putri Agvina, Nikmatul Khoiriyah, Nikmatul Khoiriyah, Titis Surya Maha Rianti, Titis Surya Maha Rianti



Supported by:

Â