ANALISIS PERMINTAAN TAHU RUMAH TANGGA DI JAWA TIMUR

Safinatul Islamiyah, Zainul Arifin, Bambang Siswadi

Abstract


Abstract

Tofu is an important source of plant-based protein for households in East Java due to its

affordability and high consumption rate. Differences in household socio-economic conditions,

food commodity prices, and regional characteristics are assumed to influence tofu demand.

This study aimed to analyze the characteristics of household tofu demand and the factors

affecting it in East Java, particularly in Malang, Kediri, and Blitar. A quantitative approach

was employed using secondary data from the National Socio-Economic Survey (Susenas),

involving 967 purposively selected households. Data were analyzed using multiple linear

regression with the Ordinary Least Squares (OLS) method and regional dummy variables. The

results indicate that the model explains 54.48% of the variation in household tofu demand.

Partially, tofu prices, tempeh prices, and beef prices have a significant negative effect on tofu

demand, while egg prices, cooking oil prices, household expenditure, and household size have

a significant positive effect. In contrast, rice prices and the regional dummy variables for

Malang and Blitar do not significantly affect tofu demand. The study concludes that commodity

prices, household economic conditions, and family size are the main determinants of tofu

demand. These findings provide empirical evidence for formulating price stabilization policies

and strengthening plant-based food security in East Java.

Keyword: demand for tofu, household, OLS, Susenas, East Java

Abstract

Tahu merupakan salah satu sumber protein nabati yang berperan penting dalam pemenuhan

kebutuhan gizi rumah tangga di Jawa Timur karena harganya relatif terjangkau dan tingkat

konsumsinya cukup tinggi. Perbedaan kondisi sosial ekonomi rumah tangga, harga komoditas

pangan, dan karakteristik wilayah diduga memengaruhi permintaan tahu. Penelitian ini

bertujuan menganalisis karakteristik permintaan tahu rumah tangga dan faktor-faktor yang

memengaruhinya di Jawa Timur, khususnya wilayah Malang, Kediri, dan Blitar. Penelitian

menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder Survei Sosial Ekonomi Nasional

(Susenas) pada 967 rumah tangga yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan

menggunakan regresi linier berganda metode Ordinary Least Squares (OLS) dengan

penambahan variabel dummy wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu

menjelaskan 54,48% variasi permintaan tahu rumah tangga. Secara parsial, harga tahu, harga

tempe, dan harga daging sapi berpengaruh negatif signifikan terhadap permintaan tahu,

sedangkan harga telur, harga minyak goreng, pengeluaran rumah tangga, dan jumlah anggota

rumah tangga berpengaruh positif signifikan. Harga beras serta variabel dummy wilayah

Malang dan Blitar tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harga

komoditas, kondisi ekonomi rumah tangga, dan jumlah anggota keluarga merupakan

determinan utama permintaan tahu sehingga dapat menjadi dasar perumusan kebijakan

stabilisasi harga dan penguatan ketahanan pangan berbasis protein nabati di Jawa Timur.

Keyword: permintaan tahu, rumah tangga, OLS, Susenas, Jawa Timur.



Full Text:

PDF

References


Hasibuan, S. (2024). Analysis of the Factors Influencing Soybean Demand in North

Sumatra Province. Formosa Journal of Science and Technology, 3(11), 2499–

https://doi.org/10.55927/fjst.v3i11.11955

Indah Adelina Siregar, R. N. I. K. S. (2024). Analysis of Determinants and Factors

Affecting Indonesian Soybean Imports. Jurnal Ilmiah Agribisnis, 09(03).

Keumala, C. M., & Zainuddin, Z. (2018). Indikator Kesejahteraan Petani melalui Nilai

Tukar Petani ( NTP ) dan Pembiayaan Syariah sebagai Solusi Cut Muftia Keumala

Zamzami Zainuddin Pendahuluan Salah satu sumber kebutuhan utama manusia

berasal dari sektor. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 9(1), 129–149.

Khan, A. R., & Riskin, C. (2023). Household Income: Its Composition and Growth.

Inequality and Poverty in China in the Age of Globalization, 14–27.

https://doi.org/10.1093/oso/9780195136494.003.0002

Maryati, S., & Fitri, M. (2023). ANALISIS KENAIKAN HARGA KEDELAI TERHADAP

PENDAPATAN AGROINDUSTRI TAHU DAN TEMPE DI KELURAHAN

KEKALIK JAYA KECAMATAN SEKARBELA KOTA MATARAM ANALYSIS OF

THE INCREASING SOYBEAN PRICE ON THE INCOME OF TOFU AND

TEMPE AGROINDUSTRY IN KALIK JAYA VILLAGE SEKARBELA DISTRICT

MATARAM CITY. 33(1).

Mayada, I., & Juwita, E. (n.d.). THE IMPACT OF INCREASING COOKING OIL

PRICES ON FOOD CONSUMPTION PATTERNS IN VARIOUS HOUSEHOLD

INCOME GROUPS IN ACEH PROVINCE. Retrieved https://radjapublika.com/index.php/IJEBAS

Noni Novarista, & Juli Suprianti. (2020). Analisis permintaan daging sapi pada

konsumen rumahtangga di kabupaten sijunjung. Agrifo, 5(2).

Sinaga, O. S., & Badaruddin, M. (2025). Analisis Permintaan Tahu di Kecamatan

Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Universitas Kutai Kartanegara

Tenggarong , Indonesia meningkatnya kesadaran masyarakat akan kecukupan gizi

yang bersumber dari produk hasil.

https://journal.areai.or.id/index.php/jepi/article/view/1795/1837


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Safinatul Islamiyah, Zainul Arifin, Bambang Siswadi



Supported by:

Â