ANALISIS DESKRIPSI DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN KARBOHIDRAT RUMAH TANGGA WILAYAH DESA DAN KOTA DI INDONESIA

Fathia Alin Ramadhini, Bambang Siswadi, Titis Surya Rianti

Abstract


Ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga pola konsumsi masyarakat. Di Indonesia, konsumsi pangan rumah tangga masih didominasi beras sebagai sumber karbohidrat utama, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan pangan ketika produksi domestik tidak mampu memenuhi kebutuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat diversifikasi konsumsi pangan rumah tangga di Indonesia menggunakan Food Diversification Index (FDI). Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Tahun 2024 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Food Diversification Index merupakan penerapan Berry Index dalam konteks diversifikasi konsumsi pangan. Perhitungan indeks ini dilakukan dengan menggunakan proporsi pengeluaran masing-masing kelompok pangan terhadap total pengeluaran pangan. Kemudian dihitung berdasarkan proporsi pengeluaran rumah tangga pada kelompok pangan sumber karbohidrat dengan rentang nilai 0–1, kemudian diklasifikasikan menjadi kategori rendah (<0,30), sedang (0,30–0,60), dan tinggi (>0,60). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas rumah tangga masih memiliki tingkat diversifikasi konsumsi pangan yang rendah, dengan 51,59% rumah tangga berada pada kategori rendah, 43,82% kategori sedang, dan hanya sebagian kecil kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa ketergantungan pada beras dan keterbatasan sumber daya rumah tangga menjadi hambatan utama diversifikasi konsumsi pangan, sementara peningkatan daya beli dan akses pasar mendorong pola konsumsi yang lebih beragam. Pemerintah perlu memperkuat program diversifikasi konsumsi pangan berbasis pangan lokal, khususnya di wilayah pedesaan, melalui peningkatan edukasi gizi serta pemanfaatan sumber karbohidrat alternatif non-beras seperti jagung, singkong, ubi jalar, dan sagu. Selain itu, kebijakan yang mendukung peningkatan ketersediaan dan akses pangan beragam serta pengembangan sistem pangan lokal perlu diperkuat.

Keyword: Diversifikasi Konsumsi Pangan, Karbohidrat, Proporsi Pangan, Rumah Tangga

Full Text:

PDF

References


Bakara, S., & Saleh, K. (2025). Study On The Use Of Local Food Resources On Household Food Security (Case Study: Kolam Village, Percut Sei Tuan, Deli Serdang District). Jurnal Ilmiah Pertanian (Jiperta), 8(1), 81–94. Https://Doi.Org/10.31289/Jiperta.V8i1.6620

De Oliveira Otto, M. C., Padhye, N. S., Bertoni, A. G., Jacobs, D. R., & Mozaffarian, D. (2015). Everything In Moderation - Dietary Diversity And Quality, Central Obesity And Risk Of Diabetes. Plos One, 10(10). Https://Doi.Org/10.1371/Journal.Pone.0141341

Elizabeth, R., Analisis, P., Ekonomi, S., Kebijakan, D., Jalan, P., Yani, A., & 70, N. (2011). Strategi Pencapaian Diversifikasi Dan Kemandirian Pangan: Antara Harapan Dan Kenyataan. In Iptek Tanaman Pangan (Vol. 6, Number 2).

Firdaus, N., & Dwitya Cahyono, B. (2017). How Food Consumption Pattern And Dietary Diversity Describe Food Security: Evidence From Yogyakarta And East Nusa Tenggara Bagaimana Pola Konsumsi Dan Keanekaragaman Pan-Gan Mempengaruhi Ketahanan Pangan: Studi Kasus Yo-Gyakarta Dan Nusa Tenggara Timur. In │ Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan (Vol. 25, Number 1).

Herforth, A., & Ahmed, S. (2015). The Food Environment, Its Effects On Dietary Consumption, And Potential For Measurement Within Agriculture-Nutrition Interventions. Food Security, 7(3), 505–520. Https://Doi.Org/10.1007/S12571-015-0455-8

Hoddinott, J., & Yohannes, Y. (2002). Dietary Diversity As A Food Security Indicator. International Food Policy Research Institute, 136.

Kinanti, A., Maulana, M., & Muhammad Yasin. (2024). Analisis Pola Konsumsi Di Indonesia Sebagai Indikator Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Dan E-Commerce, 3(2), 19–32. Https://Doi.Org/10.30640/Digital.V3i2.2430

Lestari, D. A. A., & Martianto, D. (2018). Pengembangan Indeks Ketahanan Pangan Dan Gizi Tingkat Kabupaten Di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 2(1), 62–76. Https://Doi.Org/10.21776/Ub.Jepa.2018.002.01.7

Nurhasan, M., Ariesta, D. L., Utami, M. M. H., Fahim, M., Aprillyana, N., Maulana, A. M., & Ickowitz, A. (2024). Dietary Transitions In Indonesia: The Case Of Urban, Rural, And Forested Areas. Food Security, 16(6), 1313–1331. Https://Doi.Org/10.1007/S12571-024-01488-3

Rinaldi, Y., Irianto, H., & Rahayu, W. (2017). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Diversifikasi Konsumsi Pangan Tingkat Rumah Tangga Anggota Kelompok Wanita Tani Di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Agribisnis Dan Agroteknologi, 5, 441–452.

Setiavani, G., & Harahap, N. (2012). Analisis Ketersediaan Pangan Lokal Dalam Mendukung Diversifikasi Pangan Di Provinsi Sumatera Utara. 5.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Fathia Alin Ramadhini, Bambang Siswadi, Titis Surya Rianti



Supported by:

Â