Analisis Pola Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Daging Ayam Ras Sebagai Sumber Pangan Protein Di Provinsi Bengkulu
Abstract
Abstrak
Ketahanan pangan dapat didefinisikan sebagai kondisi di mana kebutuhan pangan masyarakat Indonesia terpenuhi baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Tingkat ketahanan pangan mencerminkan kemampuan negara dalam menyediakan pasokan pangan. Standar kecukupan konsumsi kalori dan protein per kapita sehari yang ditetapkan dalam WNPG 2012 menyebutkan kebutuhan energi sebesar 2.150 kkal dan protein sebesar 57 gram. Pemenuhan kebutuhan energi dan protein ini menjadi indikator tercukupinya kebutuhan pangan masyarakat. Ayam ras memainkan peran vital sebagai salah satu komoditas unggas yang berperan besar dalam memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi rumah tangga terhadap daging ayam ras di Provinsi Bengkulu. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu pada tahun 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 5.746 rumah tangga menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pola konsumsi masyarakat di Provinsi Bengkulu memiliki variasi yang cukup beragam, khususnya dalam konsumsi pangan yang mengandung protein hewani. Salah satu komoditas utama dalam kelompok ini adalah daging ayam ras, yang menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sumber protein. Berdasarkan data, rata-rata konsumsi daging ayam ras di Provinsi Bengkulu mencapai 0,69 kg per bulan per kapita. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata konsumsi nasional yang berada pada angka 0,63 kg per bulan per kapita. Hal ini menunjukkan bahwa daging ayam ras merupakan bagian penting dari pola konsumsi masyarakat Bengkulu sehari-hari, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Kata Kunci : Rumah Tangga, Permintaan Daging Ayam Ras
Full Text:
PDFReferences
Ahmad Budi Prastyo Samudro, S. . (2022). Pengeluaran Untuk Konsumsi Penduduk Indonesia Per Provinsi. In M. S. Amiek Chamami, S.S.T., M.Stat. Dr. Budi Setiawan, S.S.T., M.Si. Rosalinda Nainggolan, S.S.T. (Ed.), Buku 3 BPS RI (p. 160). Badan Pusat Statistik RI.
Amin, N. F., Garancang, S., Abunawas, K., Makassar, M., Negeri, I., & Makassar, A. (2023). PENDAHULUAN Penelitian merupakan proses kreatif untuk mengungkapkan suatu gejala melalui cara tersendiri sehingga diperoleh suatu informasi . Pada dasarnya , informasi tersebut merupakan jawaban atas masalah-masalah yang dipertanyakan sebelumnya . Oleh ka. 14(1), 15–31.
Anindita, R., Khoiriyah, N., & Sa’Diyah, A. A. (2022). Food consumption pattern Far Away from Home as a source of household food protein in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1107(1), 0–12. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1107/1/012118
Badan Pusat Statistik. (2022). desain penarikan sampel. https://sensus.bps.go.id/metadata_kegiatan/index/sp2022/desain penarikan sampel
BPS. (2022). Rata-rata Konsumsi Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Daging Per Kabupaten/kota. In Jakarta: Badan Pusat statistik.
BPS Provinsi Bengkulu. (2024). Sejarah BPS. PPID. https://ppid.bps.go.id/app/konten/1700/Profil-BPS.html
Ikmanila, R., Mukson, & Setiyawan, H. (2018). Analisis Preferensi Konsumen Rumah Tangga Terhadap Teh Celup di Kota Semarang. Jurnal Optimum, 8(1), 1–14.
Kartika Candra Wibowo, Deslita Susilo Putri, dan S. H. (2020). PEDAGING DI INDONESIA DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN Forecasting Analysis of Production And Consumption of Ras Chicken Meat In. 12(2), 58–65. https://scholar.archive.org/work/u6hac4bjjvagbmtzzeue4c6syq/access/wayback/http://ejournal.kemenperin.go.id/tegi/article/download/6231/pdf_35
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Muhammad Fadel Yuriza, Nikmatul Khoiriyah, Moch Noerhadi Sudjoni
Supported by:


