FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN SAYURAN ORGANIK DI CV. KURNIA KITRI AYU FARM MALANG
Abstract
Seiring dengan meningkatnya pola pikir, kemajuan alat-alat canggih serta pendidikan dan pendapatan masyarakat maka pola konsumsi akan bergeser pada produk yang aman dari bahaya penggunaan bahan kimia pada budidaya pertanian seperti sayuran organik. Dalam pembelian sayuran organik banyak faktor yang mempengaruhi pembelian. Oleh karena itu produsen harus dapat mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pembelian sayuran organik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik konsumen sayuran organik di CV. Kurnia Kitri Ayu Farm Malang, Untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap pembelian sayuran organik di CV. Kurnia Kitri Ayu Farm Malang. Penelitian dilaksanakan di CV. Kurnia Kitri Ayu Farm Kec. Sukun Kota Malang. Penentuan sampel menggunakan accidental sampling dengan 60 orang reponden. Jenis data pada penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian dihasilkan faktor yang mempengaruhi pembelian sayuran organik yaitu pendidikan, pendapatan, harga, jumlah anggota, budaya. Pada tingkat pendidikan, pendidikan tertinggi konsumen adalah pada
Â
Â
Â
tingkat SMA yaitu sebanyak 28 konsumen presentase sebesar 46,6%. Rata-rata pendapatan konsumen sebesar ≤ Rp. 3.000.000 per bulan. Harga yang sering dibeli oleh konsumen sayuran organik yaitu sebesar Rp. 3.953/kg/2 ons. Konsumen yang memiliki jumlah anggota keluarga lebih dari 5 sebanyak 2 orang dan yang kurang dari 5 sebanyak 58 orang. Maka dapat disimpulkan bahwa tanggungan keluarga konsumen tergolong kecil. Konsumen sayuran organik memiliki budaya sehat sebanyak 33 orang atau 55% dari total responden konsumen. Hasil analisis yang dilakukan mendapatkan 3 variabel yang berpengaruh secara nyata terhadap faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pembelian sayuran organik yaitu variabel harga (X3), jumlah anggota (X4), dan budaya (X5). Sedangkan yang tidak berpengaruh secara nyata yaitu variabel pendidikan (X1) dan pendapatan (X2). Dengan adanya penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan produsen untuk tetap mempertahankan kualitas dan harga sayuran organik agar para konsumen tetap dapat mengkonsumsi sayuran organik secara rutin dengan harga yang cukup terjangkau agar budaya hidup sehat masyarakat semakin meningkat.
Keyword : Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembelian, Sayuran OrganikFull Text:
PDFReferences
Kurniawan, Andi, Dwi Susilowati, dan Nikmatul Khoiriyah. "Analisis Keputusan Konsumen Dalam Membeli Sayur Organik Di Sayur Organik Gresik". Jurnal Seagri, Vol. 7. No. 1(2019): 1-8.
Radman, M. 2005. Consumer Consumtion and Perception of Organik Products In Croatia.British Food Journal, Vol. 107 No. 4 : 263-273.
Setyawati, D. R., Sudjoni, Zainul Arifin. "Analisis Strategi Pemasaran Sayuran Organik Di PT Kusuma Agrowisata, Batu, Jawa Timur". Jurnal Seagri, Vol. 7. No. 1(2019).
Sholihah, A., & Nurhidayati. (2018). IbM Kelompok Tani Hortikultura Dalam Rangka Perbaikan Manajemen Produksi Kompos. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 1(2), 94–104. https://doi.org/10.33474/jipemas.v1i2.1513
Siregar. (2020). Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Dengan Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17 (Edisi 1 Cetakan 3). Jakarta: Bumi Aksara.
Statistik Pertanian Organik Indonesia (SPOI). 2019. Statistik Pertanian Organik Indonesia 2019. Bogor: Aliansi Organik Indonesia.
Statistik Pertanian Organik Indonesia (SPOI). 2019. Statistik Pertanian Organik Indonesia 2019. Bogor: Aliansi Organik Indonesia.
Yuarini, D. A. A., Satriawan, I. K., & Suardi, I. D. P. O. 2015. Strategi Peningkatan Kualitas Produk Sayuran Segar Organik pada CV. Golden Leaf Farm Bali. Jurnal Manajemen Agribisnis, 3(2), 93-109.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Rika Safira Dewi, Dr. Dwi Susilowati M.P, Dr. Ir. Zainul Arifin, M.P
Supported by:


