FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI PADI (Oryza Sativa) DI DESA GULUK-GULUK KECAMATAN GULUK-GULUK KABUPATEN SUMENEP
Abstract
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui karakteristik petani responden di Desa Guluk-guluk. (2) Untuk mengetahui besar biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C Ratio usahatani padi. (3) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi di desa guluk-guluk. Penelitian ini bertempat di Desa Guluk-guluk Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep. Penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), yang didasarkan pada pertimbangan lokasi tersebut, dan petani responden yang digunakan adalah kelompok tani yang berada di Desa Guluk-guluk dan merupakan anggota kelompok tani aktif, populasi yang di ambil sebnyak 41 orang . Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4 Maret- tanggal 4 Juni 2020. Metode analisis menggunakan analisis ushatani padi yang meliputi penerimaan, pendapatan dan R/C ratio serta analisis fungsi produksi Coob-Douglass. Berdasarkan hasil pengelolaan data untuk biaya total, total penerimaan, pendapatan, dan R/C ratio. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata penerimaan hasil produksi padi dalam satukali musim adalah Rp. 16.139.279 /Ha/MT. Dan rata-rata total biaya usahatani padi dalam semusim sebesar Rp. 8.131.778 /Ha/MT. dengan rata-rata pendapatan padi sebesar Rp. 8.007.501 /Ha/MT. Hasil analisis kelayakan usahatani diperoleh nilai sebesar 2.0, bahwa usahatani Padi layak, hal ini ditunjukkan dengan nilai total rata-rata R/C Ratio > 1.
Kata Kunci : produksi, penerimaan, pendapatan.Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Aminah Candra Kasih, Wan Abbas Zakaria dan Maya Riantini yang berjudul
“Analisis Pendapatan Usahatani Dan Biaya Pokok Produksi Rawa Lebak
Di Desa Serijabo Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilirâ€, JIIA,
VOLUME 8 No.3, AGUSTUS 2020.
Badan Pusat Statistik, Dinas Pertanian Jawa Timur 2017.
Badan Pusat Statistik, Dinas Pertanian Jawa Timur 2018.
Departemen Kesehatan RI, TKPI (Tabel Kesehatan Pangan Indonesia) 2019.
Harmoko Sukayat dan Rumna, (2017), “Analisis Pendapatan dan Faktor Sosial
Ekonomi Yang Mempengaruhi Hasil Produktifitas Pengelola Usahatani
Padi Sawahâ€. (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi JIMFE
Volume 3 Ni. 2 Tahun 2017, Hal. 37- 48), Fakultas Ekonomi Universitas
Nusa Bangsa.
Kadarsan, H.W. 1992. “Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Agribisnisâ€. PT
Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Koran kompas, 31 Maret 2020.
Mubyarto. 1989. “Pengantar Ekonomi Pertanianâ€. Lembaga Penelitian,
Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, Jakarta.
Mahananto, dkk (2009), “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padiâ€.
WACANA Vol. 12 No.1 Januari 2009 ISSN. 1411-0199.
Nurlela Machmuddin, Nunung Kusnadi, dan Rayhana Jafar yang berjudul Faktor
Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Produksi Padi Organik Di
Tasikmalaya (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA)
ISSN:2614-4670 (p), ISSN: 2598-8174 (e)Volume 3, Nomor 4
(2019):730-737).
Sukirno, Sadono. 1997. Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Edisi 2. Raja Grafindo.
Sri Bananiek dan Zainal Abidin, 2013, yang “Faktor-Faktor Sosial Ekonomi Yang
Mempengaruhi Adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman terpadu Padi
Sawah Di Sulawesi Tenggaraâ€,( Jurnal Pengkajian dan Pengembangan
Teknologi Pertanian Vol. 16, No. 2, Juli 2013: 111-121), Balai Pengkajian
Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara.
Sri Mulyati, dkk, 2015, “Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Petani Dan Partisipasi
Petani Dalam Penerapan Teknologi Pola Tanam Padi (Oryza sativa L)
â€Jajara Legowo 4:1, (Jurnal Ilmiah Fakultas Pertanian Universitas Galuh).
Salvira, dkk, 2012, “Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi Padi
Sawahâ€, (Jurnal Ilmiah Fakultas Pertanian USU dan Staf Pengajar Studi
Agribisnis Fakultas Pertanian USU).
Soekarwati,1995. Analisis Usahatani. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Ucu Rohimah, (2016), “Faktor-faktor yang mempengaruhi Produksi Padi Sawah
pada lahan sawah bukaan baruâ€. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi
Agribisnis Fakultas Pertanian UST.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Ach. Baidawi, Bambang Siswadi, Farida Syakir
Supported by:


