KAJIAN INTERTEKSTUAL NILAI SOSIOHISTORIS NOVEL GAJAH MADA SERI I MAKAR DHARMAPUTERA DAN NOVEL GAJAH MADA SERI II TAKHTA DAN ANGKARA KARYA LANGIT KRESNA HARIADI

Eka Rantiningtiyas, Akhmad Tabrani, Mochtar Data

Abstract


Abstrak: Karya sastra merupakan bentuk hasil dari pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia yang menggunakan bahasa sebagai mediumnya. Karya sastra banyak mengandung nilai di dalamya. Fokus pada penelitian ini adalah menitikberatkan pada kajian intertekstual dan nilai-nilai sosiohistoris pada novel Gajah Mada seri I Makar Dharmaputera dan novel Gajah Mada seri II Takhta dan Angkara.

Intertekstual mempelajari  beberapa teks yang memiliki hubungan secara mendalam  yang dapat dilihat dari unsur pembangun karya sastra tersebut. Intertekstual juga bertujuan memahami karya sastra tersebut secara menyeluruh dari unsur pembangunnya.

Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif yang menggunakan pendekatan intertekstual. Sumber data yang digunakan berupa kata, frasa, klausa, bahkan kalimat yang merupakan pendeskripsian dari kedua novel tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian adalah dengan membaca keseluruhan kedua novel tersebut, mengumpulkan data yang berupa kutipan-kutipan yang berhubungan dengan rumusan masalah, dan kemudian menganalisis teks yang telah terpilih, yaitu dengan memasukkan kalimat-kalimat yang telah terseleksi ke dalam tabel penelitian, data untuk diinterpretasikan yang kemudian disimpulkan.

Intertekstual novel Gajah Mada seri 1 Makar Dharmaputer dan novel Gajah Mada seri 2 Takhta dan Angkara memiliki persamaan dan perbedaan dalam unsur-unsur pembangunnya. Dapat disimpulkan bahwa novel Gajah Mada seri 1 Makar Dharmaputera merupakan hipogram dan novel Gajah Mada seri 2 Takhta dan Angkara merupakan transformasinya.

Kata kunci: kajian intertekstual, nilai sosiohistoris, novel


References


Aminuddin. 2013. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru

Endraswara, Suwardi. 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyatama

Moleong, Lexy J. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Masmudi. 2018. Nilai Pendidikan dalam Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata dan Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi” Kajian Intertekstual”. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Islam Malang

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Pradopo, Rachmat Joko. 2011. Beberapa Teori Sastra, Metode, dan Kritik Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. 2018. Pedoman Penulisan Tesis. Malang: Program Pascasarjana Universitas Malang

Ratna, Nyoman Kutha. 2013. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Sugihastuti. 2011. Teori Apresiasi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Teeuw, A. 2017. Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: Pustaka Jaya

Todorov, Tzvetan. 2012. Dasar-Dasar Intertekstualitas. Denpasar: Bali Media Adhikarsa

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1990. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka utama

Aisyah, Siti. 2016. Nilai-Nilai Sosial Novel “Sordam” karya Susuhan Situmorang. Jurnal Lentera Pendidikan LPPM UM Metro, (Online), Vol 1, Nomor 1, (http//ojs.ummetro.ac.id, diakses 17 Mei 2019).

Aisyah, Susanti. 2015. Nilai-Nilai Sosial yang Terkandung dalam cerita Rakyat “Ence Sulaiman” Pada Masyarakat Tomia. Jurnal Humanika, (Online), Vol 3, Nomor 15, (http//ojs.uho.ac.id, diakses 28 Mei 2019)

Akbar, Syahrizal. 2013. Kajian Sosiologi Sastra dan Nilai Pendidikan dalam Novel “ Tuan Guru” karya Salman Faris. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, (Online), Vol 1, Nomor 1, (http// jurnal.pasca.uns.ac.id, diakses 8 September 2019)

Firwan, Muhammad, 2017. Nilai Moral Dalam Novel Sang Pencerah karya Akmal Nasrey Basral. Jurnal Bahasa dan Sastra, (Online), Vol 2, Nomor 2, (http// jurnal.untad. ac. Id, diakses 20 September 2019)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.