STRUKTUR DAN MAKNA TEKS DEFAMASI PADA PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MALANG NOMOR 498/PID.SUS/2021

Deri Wildianto, Moh. Badrih, Ari Ambarwati

Abstract


Kemudahan yang terjadi kepada masyarakat dalam proses produksi dan distribusi suatu informasi tak jarang menyebabkan hal-hal yang kurang baik dan berdampak kepada masyarakat. Hal ini seringkali disebabkan karena penggunaan bahasa yang dipilih dalam proses menyampaikan informasi tersebut mengandung unsur-unsur penghinaan atau pencemaran nama baik. Penggunaan bahasa tulis dalam media sosial menjadi salah satu aktivitas yang paling sering dilakukan oleh masyarakat dalam menyampaikan gagasan dan pikiran mereka, sehingga dalam beberapa tahun terakhir sering kali ditemukan kasus-kasus pencemaran nama baik yang berasal dari media sosial. Pencemaran nama baik sebagai salah satu bentuk khusus dari perbuatan melawan hukum seringkali kita temukan dan tak jarang menjadi perhatian publik, seperti pada kasus yang dialami oleh I Gede Ari Astina (Jrx) yang dilaporkan oleh ikatan dokter indonesia (IDI) dan kasus yang terjadi pada Ahmad Dhani yang dilaporkan oleh koalisi bela NKRI karena membuat unggahan tentang pendemo yang menghalangi deklarasi 2019 ganti presiden di Surabaya dengan kata idiot. Media sosial sebagai wadah informasi seharusnya dapat digunakan sebaik mungkin, penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari pada dasarnya dapat memberi banyak hal yang baik dan memudahkan kehidupan masyarakat. Dalam penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk struktur dan makna teks defamasi pada putusan nomor 498/Pid.Sus/2021/PN Mlg. Dengan menggunakan metode analisis inter-evidensial sebagai metode analisis antar bukti, penelitian ini menjelaskan tentang bentuk struktur teks defamasi pada putusan Nomor 498/Pid.Sus/2021/ PN Malang dengan menjelaskan bagaimana bentuk klausa dalam fungsi sintaksis dan perubahan klausa dalam bentuk inversi yang menyebabkan perubahan makna dalam klausa tersebut. Sedangkan dalam makna teks defamasi menjelaskan bagaimana sudut pandang dan pendapat yang berhubungan dengan bukti kasus kebahasaan akan memberikan pemaknaan terhadap sesuatu yang disampaikan.

Kata kunci         : Defamasi, Linguistik Forensik


References


DAFTAR RUJUKAN

Ahyar, Dasep Bayu. 2019. analisis teks dalam penelitian kebahasaan (sebuah teori dan aplikatif). jurnal shaut al-‘arabiyah. universitas islam negeri syarif hidayatullah jakarta. volume 7 no 2 tahun 2019.

Anwar, Syamsul dan Nirmala, Afsun aulia. 2022. kalimat inversi dalam teks pidato presiden jokowi dan implikasinya. jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Volume 5 Nomor 1, April 2022.

Cahyono, Bambang Eko Hari. 2016. kalimat inversi dalam bahasa indonesia. Jurnal Indonesian Language Education and Literature Vol.1, No. 2, 2016.

Mahsun. 2018. Linguistik forensik memahami forensik berbasis teks dengan analogi dna. Depok:rajawali pers.

Masmudi. 2019. Nilai pendidikan dalam novel sang pemimpi karya andrea hirata dan ranah tiga warna karya a. Fuadi kajian intertekstual. Tesis. Program studi pendidikan bahasa indonesia program pasca sarjana universitas islam malang.

Mayasari, Dian. 2017. Fungsi dan Peran Sintaksis Bahasa Indonesia dalam Rubrik Deteksi Harian Jawa Pos.Jurnal SASTRANESIA Vol. 5, No. 3, 2017.

Mulyadi, Lilik. 2010. Putusan hakim dalam hukum acara pidana: teori, praktik, teknik penyusunan dan permasalahannya. Bandung: citra aditya bakti.

Rahmawati, Ida Yeni. 2016. Analisis teks dan konteks pada kolom opini “latihan bersama al komodo 2014†kompas. Jurnal dimensi pendidikan dan pembelajaran vol.5 januari 2016.

Santoso. 2013. Mengenal linguistik forensik: linguis sebagai saksi ahli. Yogyakarta: universitas negeri yogyakarta.

Sawirman, dkk. 2014. Linguistik forensik volume 1. Padang:pusat studi ketahanan nasional universitas andalas.

Siminto. 2013. Pengantar linguistik. Semarang:cipta prima nusantara semarang.

Suhardi. 2015. Dasar-dasar ilmu semantik. Yogyakarta:ar-ruzz media.

Surbakti, Ernawati br. 2019. Kajian linguistik forensik terhadap gugatan undang-undang informasi dan transaksi elektronik. Disertasi fakultas ilmu budaya universitas sumatera utara medan.

Susanto dan Nanda, Deri Sis. 2020. Dimensi analisis bahasa dalam linguistik forensik. Jurnal ijfl (international journal of forensic linguistics), 1 (1)2020.

Wagiati dan Zein, Duddy. 2018. kalimat inversi dengan subjek kompleks dalam bahasa indonesia ragam jurnalistik. Jurnal Suar Bétang, Vol.13, No.1, Edisi Juni, 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.