SISTEM INFORMASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Abstract
Sistem Informasi Pengambilan Keputusan (Studi di Kantor Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep). Penelitian ini dilakukan atas dasar tidak adanya keefektifan camat dalam mengambil keputusan, dengan adanya sistem informasi pengambilan keputusan mampu mendukung camat dalam mengambil keputusan. Dalam bidang sistem informasi yang sedang dibicarakan ini, unsur-unsur mesin seperti komputer dan program komputer bersifat relatif tertutup dan deterministik, sedangkan unsur-unsur manusia merupakan sistem terbuka dan probabilistic, seperti pertemuan rutin dan musyawarah berjenjang. Penggunaan manusia dan mesin dalam suatu sistem merupakan sistem manusia mesin. Ragam kombinasi manusia dengan mesin dalam hal ini dapat terjadi dan dilakukan untuk sistem informasi. Sebagai suatu sistem, sistem informasi dan semua substansinya dapat ditelaah dan dipahami dalam lingkup konsep sistem. Sistem informasi menerima masukan data dan instruksi, mengolah data tersebut sesuai instruksi dan mengeluarkan hasilnya dalam bentuk informasi. maka penelitian yang akan penulis lakukan termasuk metode penelitian deskriptif dengan ruang lingkup yang lebih kecil yaitu model studi kasus. Hasil penelitian sistem informasi pengambilan keputusan di Kantor Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep sudah berjalan dengan baik namun masih perlu pengembangan model-model pengembangan yang lebih baik lagi. Beberapa hal yang belum maksimal seperti keterbatasan dana, kurangnya SDM, dan seringnya terjadi pemadaman listrik bergilir wilayah madura. Saran akademis yang dapat dilaksanakan yakni regulasi dan penguatan kewenangan camat di wilayah naungannnya sesuai standar otonomi daerah. Saran praktis perlu adanya pengelolaan model sistem informasi pengambilan keputusan yang lebih baik lagi.
Kata kunci: sistem informasi, pengambilan keputusan
Full Text:
PDFReferences
Ahmadi, Rulam, 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Ar-Ruzz Media. Yogyakarta.
Fauzi, Gamawan. 2010. “Paradigma Kewenangan Daerah yang Efektif dan Efisienâ€. Prisma, Volume29, Nomor 3, Juli. Hlm. 74-83.
Fahmi, Irham, (2016), “Pengambilan Keputusanâ€. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Gasperz, Vincent, (1988), Sistem Informasi Manajemen Suatu Pengantar (buku terjemahan), Amrico, Bandung.
Hadiz, Vedi R. 2005. “Desentralisasi dan Demokrasi di Indonesia: Sebuah Kritik terhadap Perspektif Neo-Institusionalisâ€. Dalam Dinamika Kekuasaan Ekonomi Politik Indonesia Pasca-Soeharto. Jakarta: LP3ES. Hlm. 272-304
Haris, Syamsudin, 2014. “Desentralisasi Asimetris, Problem atau Solusi?â€. Dalam Masalah-Masalah Demokrasi dan Kebangsaan Era Reformasi. Jakarta: Pustaka Obor. Hlm. 191-218.
Hidayat, Syarif. 2010. “Mengurai Peristiwa-Merentas Karsa : Refleksi Satu Dasa Reformasi Desentralisasi dan Otonomi Daerahâ€. Prisma, Volume 29, Nomor 3, Juli, Hlm. 3-22.
Jogiyanto Hartono. 1989.Analisis dan Desain Sistem Informasi.Andi.Yogyakarta.Kartini Kartono, (1995), Teknik Pengambilan Keputusan, Gramedia, Jakarta.
Moekijat, (1991), Pengantar Sistem Informasi Manajemen, Remaja Rosdakarya, Bandung.
Siagian, S.P, (1983), Sistem Informasi untuk Pengambilan Keputusan, CV. Haji Masagung, Jakarta.
Terry, George R, (1987), Principles of Management, Richard D. Irwin, Inc, Homewoods, Illionis.
Wignjosoebroto, Soetandyo, 2010. “Satu abad Desentralisasi di Indonesiaâ€. Prisma, volume 29, Nomor 3, Juli. Hlm. 58-69.
Zakiyudin, Ais. 2012. Sistem Informasi Manajemen. Erlangga, Jakarta
Refbacks
- There are currently no refbacks.