PENGEMBANGAN ELEKTRONIK MODUL (E-MODULE) BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR
Abstract
Riset ini memiliki tujuan untuk merancang e-module dengan muatan kearifan lokal sebagai bahan ajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III di SD Negeri 1 Jambesari Poncokusumo. Latar belakang kajian ini berangkat dari kebutuhan akan bahan pembelajaran yang lebih sesuai konteks, interaktif, serta selaras dengan karakter siswa yang terbiasa menggunakan teknologi. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Penelitian melibatkan 23 peserta didik kelas III serta guru pengampu Pendidikan Pancasila. Instrumen pengumpulan data terdiri atas angket kebutuhan, lembar validasi pakar, serta angket tanggapan siswa dan guru. Hasil uji kelayakan memperlihatkan bahwa e-modul memperoleh skor 90% dari validator materi dengan kategori sangat layak, sedangkan dari ahli teknologi pembelajaran mendapat nilai 72% dengan kategori layak. Uji coba skala kecil menghasilkan tingkat kemenarikan sebesar 81,7%, sementara pada skala besar mencapai 88,5%, keduanya termasuk kategori sangat menarik. Penilaian kepraktisan oleh guru memperoleh nilai 95,5% dengan kategori sangat layak. Respon siswa pun menunjukkan bahwa e-modul ini membuat proses belajar lebih interaktif, menyenangkan, serta relevan dengan pengalaman sehari-hari. Dengan demikian, e-modul berbasis kearifan lokal dinyatakan valid, praktis, sekaligus menarik, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila guna meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa.
Keywords: E-Module, local wisdom, Pendidikan Pancasila
Full Text:
PDFReferences
Adit Trinaldi, Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang, Mefliza Afriani, & Febrizka Alya Rahma. (2022). Analisis kebutuhan penggunaan bahan ajar berbasis teknologi informasi. Jurnal Basicedu, 6(6), 9304–9314. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.4037
Afifulloh, M., & Cahyanto, B. (2021). Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan
Ajar Elektronik Di Era Pandemi Covid-19. JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), 6(2), 31. https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i2.2515
Alzana, W., Harmawati, Y., & Pd, M. (2021). Pendidikan Pancasila sebagai pendidikan multikultural. Citizenship: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1), 51–57. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/citizenship/article/view/2370
Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyiadanti, H., & Susanti, S. (2022). Studi literatur: Peran inovasi pendidikan pada pembelajaran berbasis teknologi digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), 173–184. https://doi.org/10.21831/jitp.v8i2.43560
Aufa, Z., Guru, P., Dasar, S., & Jambi, U. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Bantai Adat di SDN 203 / VI Rantau Panjang XII. 3, 6620–6628.
Aufani,N. A., Dina, L. N. A. B., Sulistiono, M. (2023). Pengembangan E-Modul Berbasis Keterampilan Abad 21 Sebagai Bahan Ajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas X Di Sman 8 Kota Malang. 2021.
Canny Ilmiati, Etika Indah Febriani, & Elisa Seftriyana. (2023). Pendidikan Pancasila untuk SD/MI kelas I. Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://buku.kemdikbud.go.id (ISBN 978-623-194-615-7)
Emda, A., & Hanim, N. (2024). Strategi pembelajaran berbasis kearifan lokal. JKA, 1–8. https://doi.org/10.26811/mv0p5344
Emda, A., & Hanim, N. (2024). Strategi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal. JKA, 1–8. https://doi.org/10.26811/mv0p5344
Fitriyani, A. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Blog Pada Mata Pelajaran Biologi Materi Virus Untuk Siswa Kelas X Ma Ma ’Arif Nu 5 Sekampung.
Hardiyantih, & Utami, P. P. (2020). Upaya meningkatkan pemahaman siswa pada materi Pancasila melalui metode contextual teaching and learning. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara II, 02(01), 24–29. http://jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/semnara2020/article/view/387/509
Hariawan. (2023). Pengembangan bahan ajar interaktif berbasis kearifan lokal pada tema V pahlawanku kelas IV SD 037 Baranae Kec. Baebunta Kab. Luwu Utara [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Palopo]. Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Hj. Nafingah, & Feni Andriyani. (2024). Analisis pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal “Tari Reog Kendang Tulungagung” materi Bahasa Indonesia asal usul dan perbedaan budaya di kelas VI SD. Pendas: Jurnal
Kosasih, E. 2021. Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Lisnawati, A., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2022). Penerapan pembelajaran PKn untuk meningkatkan minat belajar pada siswa SD. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 652–656. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3206
Marthen Rummar. (2022). Kearifan lokal dan penerapannya di sekolah. Jurnal Syntax Transformation, 3(12), 1580–1588. https://doi.org/10.46799/jst.v3i12.655
Pendidikan Dasar, 9(2), 4549–4560.
Putri, M. (2020). Efektifitas Penggunaan Aplikasi Wordwall dalam Pembelajaran Daring (Online) Matematika Pada Materi Bilangan Cacah (pp. 145–146). UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Putri, M. (2020). Efektivitas penggunaan aplikasi Wordwall dalam pembelajaran daring (online) matematika pada materi bilangan cacah (pp. 145–146). UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sartika Rinny, N. J. (2024). Peran Pendidikan Pancasila dalam implementasi pendidikan karakter di era 4.0. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 121–125.
Vina Serevina, Sunaryo, Raihanati, I Made Astra, & Septiana, I. J. (2018). Development of E-Module Based on Problem Based Learning (PBL) on Heat and Temperature to Improve Student’s Science Process Skill. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology, 17(3), 26–36.
Refbacks
- There are currently no refbacks.



