PERBANDINGAN APLIKASI PUPUK HAYATI VP3 BERSAMA KOMPOS DAN VERMIWASH PADA BERBAGAI KOMPOSISI TERHADAP HASIL PRODUKSI KEDELAI (Glycine max (L) Merr.) DILAPANG
Abstract
References
AgroMedia, Redaksi. 2007. Petunjuk Pemupukan. Jakarta. PT : AgroMedia Pustaka.
Arfarita, N., Hidayati, N., Rosyidah, A., Machfudz, M. and Higuchi, T. 2016. Exploration of indigenous soil bacteria producing-exopolysaccharides for stabilizing of aggregates land potential as biofertilizer. Journal of Degraded and Mining Lands Management 4(1): 697-702.
Arfarita, N., Lestari, M.W., Murwani, I. and Higuchi, T. 2017. Isolation of indigenous phosphate solubilizing bacteria from green bean rhizospheres. Journal of Degraded and Mining Lands Management 4(3): 845-851.
Arfarita, N., Lestari, MW, & Prayogo, C. 2020. Pemanfaatan Vermiwash untuk Produksi Cairan Pupuk Hayati dan Pengaruhnya Terhadap Viabilitas Bakteri Inokulan dan Perkecambahan Kacang Hijau. AGRIVITA Jurnal Pertanian Sains, 42 (1), 120–130.
Arniadi, T., 2009. Kedelai Budidaya dengan Pemupukan yang Efektif dan Pengoptimalan Peran Bintil Akar. Penebar Swadaya. Jakarta
Bachtiar, M. Ghulamahdi, M. Melati, D. Guntoro, dan A. Sutandi. 2016. Kebutuhan Nitrogen tanaman kedelai pada tanah mineral dan mineral bergambut dengan budidaya jenuh air. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 35(3): 217-227.
Barus, N., M.M.B. Damanik dan Supriadi. 2013. Ketersediaan Nitrogen akibat pemberian berbagai jenis kompos pada tiga jenis tanah dan efeknya terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea Mays L.). Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(3): 2337-6597.
Dobermann, A dan T. Fairhurst. 2000. Rice Nutrient Disorders and Nutrient Management. Potash and Phosphate Institute of Canada and International Rice Research Institut. Oxford Geographic Printers Pte Ltd. Canada, Philippines.192p
Firmansyah, I. Muhammad S dan Liferdi L. 2017. Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk N, P dan K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung. Jurnal Hortikultur. Vol.27 No. 1.
Hanum, L. 2017. Pertumbuhan dan Hasil Kedelai yang diasosiasikan dengan Rhizobium pada zona iklim kering E (Klasifikasi Oldeman). Jurnal Ilmu-ilmu Hayati dan Fisik 12(3): 176-183.
Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.
[Kementan] Kementerian Pertanian RI. 2018. Data Lima Tahun Terakhir. Jakarta : Kementerian Pertanian RI.Tersedia pada: http://www.pertanian.go.id/home/?show=page&act=view&id=61. Diakses tanggal 27 Mei 2019.
Lestari, Adiyaningsih Puji. 2009. Pengembangan Pertanian Berkelanjutan Melalui Substitusi Pupuk Anorganik dengan Pupuk Organik. Jurnal Agronomi. Vol.13, No.1,ISSN 1410-1939.
Meirina, T., Darmawanti, S., dan Haryanti, S. 2011. Produktivitas Kedelai (Glycine max. (L) Merril van.lokon) yang Diperlakukan dengan Pupuk Organik Cair Lengkap pada Dosis dan Waktu Pemupukan yang Berbeda. Skripsi. Jurusan Biologi MIPA.Universitas Diponogoro. Semarang.
Mursidah, 2005. Perkembangan Produksi Kedelai Nasional dan Upaya Pengembangannya di Provinsi Kalimantan Timur. EPP, Vol : 2, No. 1: Hal 40. Jurnal Perkembangan Produksi Kedelai Nasional.
Purwaningsih, S. 2003. Isolasi, Populasi dan Karakterisasi Bakteri Pelarut Fosfat pada Tanah dari Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Sulawesi Utara. Biologi. 3 (1):22- 31.
Quridho Taufik, 2016. Efektifitas Pemberian Dosis Pupuk Organik Kulit Pisang dan Kompos Azolla Terhadap Pertumbuhan dan Produksi tanaman Kedelai (Glycine max (L.)). [Skripsi] Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember, Jember.
Saragih, S.Y., Y. Hasanah dan E. S. Bayu. 2016. Respons Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Merril.) Terhadap Aplikasi Pupuk Hayati dan Tepung Cangkang Telur. Jurnal Agroteknologi. USU. Medan. Vol : 4, No. 3(614): 2167-2172.
Salvagiotti, F., K.G. Cassman, J.E. Specht, D.T.Walters, A. Weiss and A. Dobermann. 2008. Nitrogen uptake, fixation and response to fertilizer N in soybeans: A review. Field Crops Res 108 (1):1–13.
Setyorini, D, J.S. Adiningsih, dan S. Rochayati. 2003. Uji Tanah sebagai dasar penyusunan rekomendasi pemupukan. Balai Penelitian Tanah,Puslibangtanak.
Silalahi. 2009. Kacang Hijau, Budidaya dan Pasca Panen. Kanisius. Yogyakarta.
Simanungkalit, R. D. M., Didi, A. S., Rasti, S., Diah, S., & Wiwik H. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Jawa Barat.
Suryati, Dotti, N. Susanti, dan Hasanudin. 2009. Waktu aplikasi pupuk nitrogen terbaik untuk meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Varietas Kipas Putih dan Galur 13 ED. Akta Agrosia Vol. 12 No. 2. Jurusan Budidaya Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Bengkulu.
Suryati, Dhiya. Sampurno dan Anom, Edison. 2014. Uji beberapa konsentrasi pupuk cair azolla (Azolla pinnata) pada pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pembibitan utama. [Skripsi]. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Riau, Riau.
Sutedjo, M. M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta.Jakarta.
Syamsiah, S. 2008. Respon Tanaman Padi Gogo terhadap Stress Air dan Inokulasi Mikoriza [Skripsi]. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Refbacks
- There are currently no refbacks.