Peningkatan Hasil dan Kualitas Bawang Putih (Allium sativa L.) dengan Lama Induksi Listrik (SIPLO) dan Pemberian Pupuk Urine Kelinci

hosinatul asror, Sugiarto Sugiarto, Novi Arfarita

Abstract


Kebijakan pembangunan pertanian dengan penerapan pemakain pupuk kimia dan pestisida di lahan pertanian ternyata menimbulkan permasalahan serius yaitu : 1) terjadinya penurunan produktivitas lahan akibat daya dukung lahan rendah, kandungan bahan organik tanah semakin rendah, fungsi potensi sumberdaya lokal seperti mikroorganisme tanah, predator, serangga, tidak berjalan sebagaimana mestinya. 2). Produktivitas lahan pertanian saat ini sudah pada tingkat penurunan dan biaya budidaya semakin mahal. 3). Potensi lokal belum dimanfaatkan secara optimal untuk perbaikan lingkungan. Implementasi pertanian konvensional yaitu dengan penggunaan pupuk anorganik dan pestisida kimia terbukti menimbulkan dampak negative pada pengelolaan tanaman dan lahan pertanian (Kleijn et al.,2009; Geiger et al.,2010).dan terjadi kerusakan ekosistem sehingga terjadi penurunan kesuburan tanah.  Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan Potensi Lokal dengan bantuan induksi listik dan pemberian Dosis urine kelinci guna meningkatankan hasil dan kualitas bawang putih (Allium sativa L.) Metode  menggunakan RAK (Rancangan acak kelompok) faktorial. Faktor I : Lama waktu induksi listrik (SIPLO) (I0: 0 menit, I1: 30 menit, I2: 45 menit , I3 : 60 menit). Faktor II : Dosis Urine kelinci (U0: 0 ml/L, U1: 100 ml/L, U2: 150 ml/L, U3: 200 ml/L). Analisis data menggunakan uji F 0.05, Beda Nyata Terkecil 0.05, dan Regresi. Pengamatan dilakukan secara destruktif dan non destruktif dengan interval waktu 7 hari sekali. Paramter Hasil menunjukkan Poduksi 8,56 ton/ha dan Prosentase peningkatannya 48,08%.


Full Text:

PDF

References


Arfarita, N., Hidayati, N., Rosyidah, A., Machfudz, M.and Higuchi, T. 2016b. Exploration of indigenous soil bacteria producing-exopolysaccharides for stabilizing of aggregates land potential as biofertilizer. Journal of Degraded and Mining Lands Management 4(1):697-702. doi:10.15243/jdmlm.2016.041.697

Arfarita, N., Djuhari, D. and Prasetya, B. 2016. The application of trichoderma viride strain frp 3 for biodegradation of glyphosate herbicide in contaminated land. Agrivita Journal of Agricultural Science 38(3): 275-281

Arfarita, N., Lestari, M.W., Murwani, I. and Higuchi, T. 2017. Isolation of indigenous phosphate solubilizing bacteria from green bean rhizospheres. Journal of Degraded and Mining Lands Management 4(3): 845-851.

Anonim. 2014. Pupuk Organik Cair Super Urine / Air Kencing Kelinci. http://tabloidsahabatpetani.com/pupuk-organik-cair-super-urine-airkencing-kelinci/ (akses16 Februari 2019).

Cahya, D., Sugiarto, dan S. Muslikah. 2018. Upaya peningkatan produksi buah naga (Hylocereus polyrhizus) dengan aplikasi pemberian giberelin dan lama induksi SIPLO. Jurnal Folium. 2 (1): 1- 9. EISSN 2599-3070.

Balitnak di Ciawi, Kabupaten Bogor, pada 2005, Riset Penelitian Ternak, Bogor, Jabar. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. 2010. Peranan Unsur Hara N,P,K dalam Proses Metabolisme Tanaman Padi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor. Hal 22.

Fadli, Muhammad., Siti Asmaniyah Mardiyani, dan Sugiarto. 2018. Aplikasi Teknik Sistem Intensifikasi Potensi Lokal (SIPLO) dan CaCl2 Terhadap Kualitas dan Hasil Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Folium. Vol. 1 (2): 66-78. EISSN 2599-3070.

Hattori, T. 1988. Soil aggregates inmicrohabitats of microorganisms. Report of the Institute of Agricultural Research Tohoku University 37: 2336.

Kleijn, D., Kohler, F., Baldi, A., Batary, P., Concepcion, E.D., Clough, Y., Diaz, M., Gabriel, D., Holzschuh, A., Knop, E., Kovacs, A., Marshall, E.J.P., Tscharnkte , T., Vershulst, J., 2009. On the relationship between formland biodiversity and land-use internsity in Europe. Proc. R. Soc. B 276,903-909.

Nuning, P. 2011. Beternak dan Bisnis Kelinci Pedaging. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta. Jakarta Selatan.

Rosmarkam, Afandhie dan Nasih Widyia Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta.

Sugiarto, Rudi Sulistiono, Sudiarso, dan Soemarno. 2013. Local Potential Intensification System (SIPLO) the Sustainable Management of Soil Organic Potatoes. International Journal Of Engineering And Science.Vol.2, Issue 9 (April 2013), Hal 51-57.

Subba-Rao, N.S. 1995. Soil Microorganisms and Plant Growth. Science Pub Inc; 3rd edition (December 1995), 350p.

Soares, M. R., R. F. A. Luis, P. V. Torrado, and M. Cooper. 2005. Mineralogy Ion Exchange Properties of The Partide Size Fractions of Some Brazilian Soils in Tropical Humid Areas. Goderma. Vol. 125: 355-367.

Shang, J.Q. and Masterson, KL., 2000. “ An electrokinetic testing apparatus for undisturbed/remouded soils under in-situ stress condition’’. Geotechnical Testing Journal. GTJODJ, Vol. 23, No. 2, pp. 215-224.

Torsvik, V. and Øvreås, L. 2002. Microbial diversity and function in soil: from genes to ecosystems. Current Opinion in Microbiology 5: 240-245.

Prabowo, R. (2010). Kebijakan Pemerintah Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Di Indonesia. Jurnal mediagro . Vol 6. No 2..Hal: 62 – 73

Pangrib, Libra. 2013. Biofisika dan Mekanika Tanah Porositas Tanah. Diakses dari http://librapangrib.blogspot.com/2013/10/porositas-tanah.html?m=1,pada tanggal 26 Maret 2019


Refbacks

  • There are currently no refbacks.