Efek Aplikasi Tiga Macam Nano Kompos Limbah Sawit Terhadap Rasio Shoot-Root Dan Distribusi Perakaran Bibit Sawit Fase Main Nursery Dibandingkan Dengan Penggunaan Pupuk Anorganik
Abstract
Kelapa sawit merupakan komoditas penting bagi perekonomian Indonesia, sehingga kualitas bibit pada fase main nursery menjadi faktor kunci dalam keberhasilan budidaya. Pada fase ini, rasio shoot–root dan distribusi perakaran menjadi indikator penting karena menentukan kemampuan bibit menyerap air dan hara serta ketahanannya di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh berbagai jenis nanokompos limbah sawit terhadap parameter tersebut sebagai dasar pengembangan pemupukan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu macam nanokompos (tandan kosong kelapa sawit; tandan kosong kelapa sawit + solid decanter; tandan kosong kelapa sawit + kotoran sapi) dan macam pemupukan (kontrol, pupuk kimia dosis 100%, dan nanokompos dosis 100%), sehingga diperoleh enam kombinasi perlakuan setiap perlakuan diulang lima kali dengan tiga sampel per ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara jenis nanokompos limbah kelapa sawit dan macam pemupukan terhadap rasio shoot–root serta distribusi perakaran, sehingga keduanya bekerja secara independen. Namun, masing-masing faktor berpengaruh nyata, di mana nanokompos berbasis TKKS yang dikombinasikan dengan bahan organik lain meningkatkan panjang, volume, dan sebaran akar sehingga menghasilkan keseimbangan tajuk–akar yang lebih baik. Selain itu, aplikasi nanokompos dosis 100% memberikan perkembangan sistem perakaran dan distribusi akar yang lebih optimal dibandingkan pupuk kimia 100% maupun kontrol (tanpa pemupukan).
References
Afrizon, A. 2017. Pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dengan pemberian pupuk organik dan anorganik. AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 4(1), 95-105.
Ariyanti, M., F., Fadiyah, and S.. Rosniawaty. 2023. Keadaan bahan kering bibit kelapa sawit dengan aplikasi kompos tankos dan Bacillus sp. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(2), 268.
Ariyanti, M., F.G., Firma, S., Rosniawaty and C. Suherman. 2022. Respons pertumbuhan bibit kelapa sawit dengan pemberian kompos pelepah, tandan kosong kelapa sawit, dan air cucian beras. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 33-44.
Ariyanti, M., S., Rosniawaty. and H. A., Utami. 2018. Pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dengan pemberian kompos blotong disertai dengan frekuensi penyiraman yang berbeda di pembibitan utama. Jurnal Kultivasi, 17(3), 6.
Armaini, A., and M. R. A., Purba. 2018. Aplikasi kompos tandan kosong kelapa sawit dan dolomit pada medium sub soil inceptisol terhadap bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq.) di pembibitan utama. Jurnal Agroteknologi, 8(2), 1-8.
Cabeza, R. A., and N., Claassen. 2017. Sistemas radicales de cultivos: extensión, distribución y crecimiento. 45(2), 31–45.
Defitri, Y., N., Nasamsir. and R., Siahaan, 2022. Respon pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) terhadap pupuk cair super bionik pada pembibitan utama (Main Nursery). Jurnal Media Pertanian, 7(1), pp.18-22.
Fauzi, A., and F., Puspita. 2017. Pemberian kompos tkks dan pupuk p terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di pembibitan utama. 4(2), 1–12.
Fevriera, S. and F.S., Devi, 2023. Analisis produksi kelapa sawit indonesia: pendekatan mikro dan makro ekonomi. Jurnal Transformatif Unkriswina Sumba, 12(1), pp.1-16.
Grossnickle, S. C., and J. E., MacDonald. 2018. Why seedlings grow: influence of plant attributes. New Forests, 49(1), 1–34.
Hidayanti, N., and R., Reflis. 2025. Pemanfaatan limbah padat industri kelapa sawit dalam remediasi tanah marginal melalui kajian agronomis dan sosial. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 586–597.
Meilawati, N.L.W., M., Susilowati. and N., Bermawie, 2020, January. Phyllogenetic of nine superior black pepper (Piper nigrum L.) varieties based on morphological and molecular markers. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 418, No. 1, p. 012056). IOP Publishing.
Purwanto, B., W., Shalihy. and I., Indrawati, 2025. Effect of NPK fertilizer and Trichoderma harzianum-enriched oil palm empty fruit bunch compost on the growth of oil palm seedlings. Agro Bali: Agricultural Journal, 8(2), pp.407-421.
Ribeiro, S. A., L. F., Antunes. S., de, B. C Silva. da, J. E., Perrut, M., Ricci. S. F., dos, and M. E. F., Correia. 2025. Compostagem Tradicional, Vermicompostagem e Gongocompostagem: Uma Análise Comparativa de Métodos e Aplicações na Agricultura. Fronteiras: Journal of Social, Technological and Environmental Science, 14(3), 278–294.
Sinaga, I., A., Umami. and N.M.T., Aryanti, 2024. Kajian aplikasi plant growth promoting Rhizobacteria dengan suplementasi nanosilika pada bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery. Agrivet, 30(1), pp.10-15.
Supriatna, J., M.R., Setiawati, R., Sudirja, C., Suherman. and X., Bonneau, 2023. Migration from inorganic to organic fertilization for a more sustainable oil palm agro-industry. Heliyon, 9(12).
Sutarta, E. S., and M.A., Yusuf 2017. Distribusi hara dalam tanah dan produksi akar tanaman kelapa sawit pada metode pemupukan yang berbeda. Jurnal Online Pertanian Tropik, 4(1), 84-94.
Taufik R., Rambe, Adiwirman, and Wawan. 2021. Pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis quineensis Jacq) pada medium ultisol yang diaplikasi kompos Mucuna bracteata. DINAMIKA PERTANIAN, 35(3), 125–134.
Tito, S. I., S., Gunawan., E., Rahayu., A., Basit., A., Qur’ania., H., Syahfari., and N., Nurhidayati. 2026. Effect of nano-compost from oil palm waste enriched with ZnO and SiO2 nanoparticles on nursery growth of oil palm (Elaeis guieensis Jacq.).
Yosephine, I. O., S., Sakiah & E. A. L., Siahaan. (2020). Pemberian beberapa jenis biochar terhadap c-organik dan N-total pada pertumbuhan bibit kelapa sawit. Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi, 22(2), 79-82.
Zain, M., H., Ma, S.U., Rahman, M., Nuruzzaman, S., Chaudhary, I., Azeem, F., Mehmood, A., Duan. and C., Sun, 2024. Nanotechnology in precision agriculture: advancing towards sustainable crop production. Plant Physiology and Biochemistry, 206, p.108244.
Refbacks
- There are currently no refbacks.