PENGARUH APLIKASI PUPUK BIOKOMPLEK DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus L. Moench)

Ana Fitria, Anis Sholihah, Sugiarto Sugiarto

Abstract


Okra hijau (Abelmoschus esculentus L. Moench) merupakan tanaman dengan kandungan nutrisi tinggi yang banyak dikonsumsi sebagai sayur dan obat. Produksi okra saat ini berkisar antara 2,5-3 ton per hektar. Peningkatan produktivitas okra hijau diperlukan teknik budidaya dengan pemberian pemupukan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk biokompleks yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra hijau. Penelitian dilakukan di Greenhouse Agro Komplek UNISMA, Desa Kebon Agung, Kabupaten Malang dengan ketinggian tempat ± 480 mdpl, bersuhu 30℃ dan curah hujan 226 mm/tahun. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan perlakuan Dosis Pupuk Biokompleks yaitu Kontrol : tanpa pupuk biokomplek, B1 : dosis 5 ton/ha, B2 : dosis 10 ton/ha, B3 : dosis 15 ton/ha. Terdiri dari 4 perlaku yang diulan sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 12 unit percobaan, dengan 3 tanaman per plot sehingga total 36 tanaman. Data hasil pengamatan di analisis dengan uji F taraf 5% (ANOVA), kemudian dilakukan uji lanjut BNT 5%. Haasil terbaik adalah perlakuan B3 (dosis pupuk 15 ton/ha)   tinggi tanaman 51,93 cm, jumlah daun 13,67 helai, jumlah buah per tanaman 3,36 buah, diameter buah 18,24 mm, panjang buah 15,70 cm, berat buah total 204,84 g, serta indeks panen 69,32.

Kata Kunci : Okra Hijau, Biokomplek


Full Text:

PDF

References


Aji, A., Sugiarto, A., dan Novi. (2024). Pemangkasan pucuk dan pemberian pupuk biokomplek upaya peningkatan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Agronisma, 12(1): 174-190.

Anggraeni, Y., Sunawan, S., dan Sholihah, A. (2024). Pengaruh macam dan konsentrasi pupuk organik cair dari limbah pertanian terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak merah (Raphanus sativus L.). Agronisma, 12(2): 48–59.

Faizin, M. N., Sugiarto, S., & Djuhari, D. (2024). Respon Tanaman Mentimun Jepang (Cucumis sativus L. var. Japanese) Terhadap Pemberian Pupuk Biokompleks dan Lama Induksi Siplo. Agronisma, 12(1): 415–428.

Halawa, N., Duha, F. A., Waruwu, A. S., Waruwu, L. P., Laoli, A., Giawa, B. B., Lawolo, A. J., dan Zebua, H. P. (2025). Analisis Perbandingan Efektifitas Pupuk Kimia dan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Cabai. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1): 247-255.

Marschner, H. (2012). Marschner’s Mineral Nutrition of Higher Plants (3rd ed.). Academic Press.

Nurhidayati. (2017). Kesuburan dan kesehatan tanah. Malang: Intimedia.

Rengga, I. A., Sugito, Y., dan Sudiarso, S. (2024). Respon pertumbuhan dan hasil sawi hijau akibat pemberian pupuk hayati dan NPK. Agro Bali: Agricultural Journal, 7(1): 218–226.

Setiawan, A. D., Sunawan, S., dan Sugiarto, S. (2024). Respon pemberian pupuk organik biokompleks dengan lama induksi siplo terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang prei (Allium fistulosum L.). Agronisma, 12(1): 244–259.

Sholihah, A., dan Sugianto, A. (2023). Pertumbuhan, Hasil dan Kandungan Vitamin C Tanaman Bayam Merah Akibat Pemberian Pupuk Organik Cair Urine Kelinci. In Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS 7(1): 63-72.

Sholihah, A., Prijono, S. R., Utami, dan Handayanto, E. (2012). N mineralization from residues of crops grown with varying supply of 15N concentrations. Journal of Agricultural Science, 4(8): 117–123.

Tanti, L., Pratama, A., & Susanti, E. (2020). Pemanfaatan pupuk organik cair dari limbah dapur rumah tangga terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea). Jurnal Biologi Plantarum, 4(2): 87–94.

Yuan, L., Xue, C., Zhang, Q., & Zhang, L. (2020). Effects of N, P, and K fertilization on the yield and quality of horticultural crops: A review. Agronomy, 10(6): 859.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.