Respon Pupuk Organik Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleracea L.)

Indy Umami Rosabilla, Anis Sholihah, Anis Sholihah, Anis Rosyidah, Anis Rosyidah

Abstract


Upaya untuk mencapai produksi yang tinggi dapat melalui berbagai asupan sarana produksi seperti pupuk, hormon untuk pertumbuhan atau pestisida banyak digunakan dalam usaha pertanian. Salah satunya adalah dengan penggunaan pupuk organik, pupuk organik yang digunakan adalah limbah cair tahu dari industri tahu. Kandungan protein limbah cair tahu mencapai 40-60 %, karbohidrat 25-50 %, dan lemak 10 %.


Bahan organik berpengaruh terhadap tingginya fosfor, nitrogen, dan sulfur dalam air Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kombinasi pupuk organik limbah cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, Untuk mengetahui konsentrasi POC limbah cair tahu yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan perlakuan : pemberian POC limbah cair tahu dengan konsentrasitanpa perlakuan (P0) konsentrasi 75 ml/ L (P1) konsentrasi 150 ml / L (P2) konsentrasi200 ml/ L (P3) konsentrasi 300 ml/ L. Hasil penelitian menunjukkan 300 ml/L (P4) dapat menghasilkan rata-rata tinggi tanaman sebesar 28,96 cm, jumlah daun 6,74 helai, bobot segar total 157,60 g, bobot kering total 16,79 g,bobot segar akar 13,43 g, bobot kering akar 4,49, bobot segar konsumsi 145,12.

Kata kunci : Kailan, Pupuk Organik Cair, Limbah Cair Tahu


Full Text:

PDF

References


Adriani, dan H. Syahfari. 2017. Pengaruh waktu pemberian dan konsentrasipupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Agrifor, 16 (2) : 151 – 162.

Annisava, A. R. (2013). Optimalisasi pertumbuhan dan kandungan vitamin C kailan ( Brassica alboglabra L.) menggunakan bokashi dan ekstrak tanaman terfermentasi. 3(2), 1–10.

Rosmala, A., Mutiarawati, T., & Nuraini A. (2017). Pengaruh kompos camouran sampah organik dengan berbagai kotoran ternak terhadap pertumbuhan dan hasil wortel (Daucus carrota) kultivar lokal Cipanas. Hexagro, 1(2): 36-40.

Farhana, Dilla & Yayi R. P. W. (2021). Pemanfaatan Limbah Cair Tahu sebagai Pupuk Organik Cair untuk Berbagai Tanaman di Kampung Lengkong, Kota Langsa. Prosiding Seminar Hasil Peningkatan Mutu Pendidikan, 2(1), 83-87.

Hikmah N. 2016. Pengaruh Pemberian Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman.

Lestari, I., A. Rahayu, dan Y. Mulyaningsih. 2022. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) pada Berbagai Media Tanam dan Konsentrasi Nutrisi pada Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). Jurnal Agronida. Vol. 8(1): 31- 38.

Indahwati. 2008. Pengaruh Pemberian Limbah Cair Tahu terhadap Pertumbuhan Vegetatif Cabai Merah (Capsicum Annuum. L) Secara Hidroponik dengan Metode Kultur Serabut Kelapa. Skripsi . Malang: Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah.

Jupry, R., dan Theresa D. 2020. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Hijau Pada Hidroponik Sistem Rakit Apung Terhadap Konsentrasi Pupuk Organik Cair dari Limbah Ampas Tahu. Jurnal Pertanian Agros. Vol. 22(1): 61- 70.

Pasaribu C, Setyono YT. 2020. Pengaruh Penggunaan Limbah Cair Tahu dan Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae var. (Nova). Jurnal Produksi Tanaman. 8(10): 899-909.

Purba, R., Purba, J., dan Tampubolon, A. J. H. 2021. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea var achepala) terhadap Konsentrasi Pupuk Organik Cair dan Media Tanam pada Pertaman Hidroponik. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 15(1) hal 3.

Wahyudi. 2010. Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran. AgroMedia. Jakarta. 184 hlm.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.