UJI LAMA INDUKSI SIPLO DAN PEMBERIAN AMMONIUM CARBONAT TERHADAP HASIL BUDIDAYA TANAMAN SELADA KERITING (Lactuca sativa L.) PADA HIDROPONIK SISTEM WICK
Abstract
Selada keriting (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak diminati oleh masyarakat saat ini, dikarenakan selada merupakan tanaman sayuran yang memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga banyak diminati. Aplikasi SIPLO dan pemberian konsentrasi Ammonium Carbonat dapat mempermudah tanaman menyerap hara yang terjerat dan juga memperbaiki kualitas hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perlakuan lama induksi SIPLO dan pemberian konsentrasi Ammonium Carbonat terhadap luas daun, bobot segar total, bobot konsumsi, bobot kering total dan efisiensi biologi. RAK (Rancangan Acak Kelompok) faktorial yang digunakan pada penelitian ini. Faktor I lama induksi SIPLO; S0 : 0 menit, S1 : 30 menit dan S2 : 60 menit. Faktor II Konsentrasi Ammonium Carbonat; A0 : 0 ml L-1, A1 : 0.5 ml L-1, A2 : 1 ml L-1, dan A3 : 1.5 ml L-1. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interaksi antara SIPLO dan Ammonium Carbonat terhadap luas daun, bobot segar total, bobot konsumsi, bobot kering total dan efisiensi biologi. Secara umum perlakuan S2A3 ( Induksi SIPLO 60 menit + 1.5 ml L -1 Ammonium Carbonat) memberikan respon yang paling baik. Parameter Luas daun pada umur 35 hst memberikan nilai sebesar 1275,00 cm2, parameter bobot segar total (287,57 gram), parameter bobot konsumsi (246,67 gram), parameter bobot kering total (56,26 gram) dan parameter efisiensi biologi (99,81%).
Kata kunci : Ammonium Carbonat, Hidroponik, Selada, SIPLO
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.