EFISIENSI PUPUK NPK AKIBAT PEMBERIAN DOSIS MOL KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS KENYA (Phaseolus vulgaris, L.)

Arif Gunawan, Djuhari Djuhari, Siti Asmaniyah

Abstract


Buncis kenya merupakan salah satu varietas buncis yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena memiliki keunggulan berupa masa panen yang relatif cepat yaitu 45 hari saja sehingga menghemat biaya produksi petani. Peluang pasar yang tinggi mengharuskan petani untuk lebih meningkatkan produksi tanaman buncis. Salah satu faktor pembatas dalam meningkatkan budidaya buncis adalah pemupukan. Penggunaan pupuk anorganik seperti pupuk NPK dapat memberikan dampak pada lingkungan dan biaya yang relatif mahal, dengan demikian solusi yang digunakan adalah memberikan pupuk organik berupa MOL kotoran sapi. Pupuk MOL kotoran sapi sangat mudah dalam pembuatannya dan bahan-bahannya mudah didapatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman buncis kenya terhadap berbagai dosis MOL kotoran sapi. Penelitian ini pada bulan Juli 2024 hingga bulan september 2024 di Jl.Joyo Agung, Merjosari, Kecamatan Dau, Kota Malang Jawa Timur. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan kontrol yang terdiri dari 2 faktor yaitu kontrol (Dosis rekomendasi 300 kg/ha), N1 (NPK 150 kg/ha), N2 (NPK 200 kg/ha), N3 (NPK 250 kg/ha) N4 (NPK 300 kg/ha) dan M1 (MOL 500 l/ha), M2 (MOL 625 l/ha) M3 (MOL 750 l/ha) dan diulang 3 kali. Hasil pengamatan diuji dengan ANOVA 5% jika terdapat pengaruh nyata dilanjut uji BNJ 5%. Hasil perlakuan pada pertumbuhan. Hasil pemberian pupuk pupuk NPK berpengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman buncis kenya yaitu 523,34 gram.

Kata Kunci: Buncis Kenya, MOL Kotoran Sapi,


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.