OPTIMASI PERTUMBUHAN, HASIL DAN KUALITAS TERONG UNGU (Solanum melongena L.) MELALUI TEKNIK PEMANGKASAN DAN DOSIS PUPUK BIOKOMPLEKS

Nur Kholifah, Sugiarto Sugiarto, Sugiarto Sugiarto, Istirochah Pujiwati, Istirochah Pujiwati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan dan dosis pupuk biokompleks terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas tanaman terong ungu (Solanum melongena L.). Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Desa Babatan, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada ketinggian 539 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni–Agustus 2024. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor: Faktor 1 pemangkasan (M) yaitu: M0= Kontrol (tidak dipangkas), M1= Pucuk batang utama, M2= Pucuk cabang primer. Faktor 2 dosis pupuk biokompleks (B) yaitu: B0= Kontrol (tidak dipupuk), B1= Dosis pupuk 10 ton ha-1, B2= Dosis pupuk ton ha-1. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali dengan 4 tanaman per perlakuan. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji F (ANOVA), dilakukan uji lanjut BNJ 5% dan uji korelasi regresi. Penelitian ini dilakukan di lapang dengan media tanam polybag ukuran 30 × 18 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi hasil kombinasi perlakuan tanpa pemangkasan + biokompleks 10 ton ha-1 jumlah cabang produktif, bobot segar buah per buah, dan bobot kering buah per buah dengan dosis 15 ton ha-1. Pemangkasan pucuk batang utama+biokompleks 15 ton ha-1 efisiensi hasil pada persentase bunga menjadi buah, bobot segar buah pertanaman dan bobot buah ton per hektar. Pemangkasan pucuk batang utama efisiensi hasil dalam jumlah cabang produktif umur 35 hst dan tanpa di pangkas umur 42-56 hst, serta luas daun dan klorofil daun. Dosis pupuk biokompleks 10 ton ha-1 efisiensi hasil meningkatkan jumlah cabang produktif umur 35-49 hst, dan biokompleks 15 ton ha-1 umur 56 hst, luas daun, klorofil daun, dan total padatan terlarut.

Kata Kunci: Terong Ungu, Pemangkasan, Biokompleks

Full Text:

PDF

References


Aeni, S. N., R. Sitawati., dan Pasetriyani. 2020. Pengaruh Pemangkasan Pucuk terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun Jepang (Cucumis sativus L.) di Dataran Tinggi Lembang. Agroscience. 9(1): 26-34.

Aji, A., Sugiarto., dan N, Arfarita. 2024. Pemangkasan Pucuk dan Pemberian Pupuk Biokomplek Upaya Peningkatan Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Agronisma. 12(1): 174-191.

Ardhi, M. K., S, Mayly., M. Y, Dibisono., dan Lisdayani. 2023. Karakteristik Pertumbuhan Terung Ungu (Solanum melongena L.) Varietas Mustang pada Beberapa Jenis Pupuk Organik Padat. JAGROS Journal of Agrotechnonogy and Science. 7(2): 99-107.

Arfarita N., M. Masyhuri., Sugiarto., and T. Higuchi. 2024. The Effect of VP3 Biofertilizer and Compost Application on Red Spinach (Ammarantus dubuis) and Green Spinach (Ammarantus dubuis) Yield and Quality. Journal Of Tropical Life Science. 14(1): 27-38.

Arifin, Y,E., R, Padjung., dan H, Iswoyo. 2023. Pengaruh Teknik Pemangkasan dan Dosis Pupuk Kompos terhadap Pembungaan dan Produksi Tanaman Kakao. Jurnal Agrivigor. 14(1): 44-62.

Azis A.H., Rizal M., dan I, Rivai. 2023. Pengaruh Kompos Kotoran Hewan terhadap Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.). Jurnal Agrisistem. 19(1): 8-17.

Badan Pusat Statistik. 2024. Produksi Tanaman Sayuran Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman. https://www.bps.go.id/. Diakses pada tanggal 04 Maret 2024).

Budiadi, F. A., dan Y, Sugito. 2021. Pengaruh Pemangkasan Pucuk dan Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum mill.). Jurnal Produksi Tanaman. 6(5): 801 – 807.

Hisani, W., dan Herman. 2020. Pemanfaatan Pupuk Organik dan Arang Sekam dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terong (Solanum melogena L.). Jurnal Pertanian Berkelanjutan. 7(2): 147-155.

Kafabihi, A., Sugiarto., dan A, Basit. 2024. Pengaruh Pupuk Biokomplek dan POC terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Agronisma. 12(1): 147-156.

Rengga, I. A., Y, Sugito., dan Sudiarso. 2024. Respon Pertumbuhan dan Hasil Sawi Hijau Akibat Pemberian Pupuk Hayati dan NPK. Agricultural Journal. 7(1): 218-226.

Risnawati., H. A. Karim., dan M. Fatman. 2023. Respon Pemberian Berbagai Komposisi Pupuk NPK dan Waktu Pemangkasan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.). Jurnal Agroterpadu. 2(1): 19-25.

Sani, V.Y.H., M.W Lestari., dan I Pujiwati. 2024. Pertumbuhan dan Kualitas Berbagai Jenis Sayuran Microgreen pada Media Tanam yang Berbeda. Jurnal Agronisma.12(1): 380-390.

Setiawan, A.D., Sunawan., dan Sugiarto. 2024. Respon Pemberian Pupuk Organik Biokompleks dengan Lama Induksi Siplo terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Prei (Allium fistulosum L.). Jurnal Agronisma. 12(1): 244-259.

Sugiarto dan Djuhari. 2022. Respon Kualitas Hasil Tanaman Labu Zukini terhadap Frekuensi Pemberian Mol Kohe Kambing dan Jenis Pupuk Kandang. Jurnal Agronisma. 10(2): 130-144.

Sulardi., T, Hakim., M, Wasito., dan N, Lubis. 2022. Agribisnis Budidaya Tanaman Terong Ungu. PT Dewangga Energi Internasional Anggota IKAPI. Bekasi.

Uliyah, V. N., A, Nugroho., dan N. E, Suminarti. 2021. Kajian Variasi Jarak Tanam dan Pemupukan Kalium pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata sturt L.). Jurnal Produksi Tanaman. 5(12): 2017-2025.

Wahyuningsih, A.T., M.I, Kahtan., dan A, Widiyantoro. 2023. Efektivitas Ekstrak Etanol Kulit Terong Ungu (Solanum melongena L.) sebagai Antimalaria terhadap Jumlah Basofil Darah Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Plasmodium Berghei. Jurnal Cahaya Mandalika (JCM). 3(2): 1935-1943.

Yolanda A,A., B. Badal., dan Meriati. 2021. Pengaruh Pemangkasan Pucuk terhadap Pertumbuhan dan hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L). Journal of Community Service (JCS). 5(2): 33-41.

Yuanita V. R., T. Kurniastuti., dan P. Puspitorini. 2020. Respon Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung Hijau (Solanum melongena L.). Journal Viabel Pertanian. 10(1): 53-62.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.