RESPON TANAMAN SAWI PAKCOY (Bassica rapa L) TERHADAP PERLAKUAN BERBAGAI JENIS ECO ENZYME
Abstract
Ada beberapa kendala yang sering dihadapi petani dalam budidaya tanaman sawi pakcoy diantaranya ialah kondisi tanah yang kurang subur sehingga kebutuhan unsur hara untuk tanaman kurang. Kondisi tanah yang kurang subur dapat disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia secara berlebih yang mengakibatkan ketersediaan unsur hara akan semakin berkurang seiring dengan menurunnya kesuburan tanah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan pemupukan organik yang dapat diserap secara cepat oleh tanah dan dapat menyediakan unsur hara secara cepat untuk tanaman, pupuk organik tersebut ialah pupuk organik cair yaitu eco enzyme. Pupuk eco enzyme sangat mudah pembuatannya selain itu unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanaman dapat tersedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pakcoy terhadap pemberian berbagai jenis eco enzyme. Penelitian dilakukan di Desa Merjosari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, ketinggian tempat 550 mdpl dari bulan Desember 2023 hingga Januari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan 5 perlakuan yaitu E0 (tanpa Eco enzyme), E1 (Eco enzyme akar bambu), E2 (Eco enzyme kulit nanas), E3 (Eco enzyme limbah rumah tangga), E4 (Eco Enzyme ekstrak tauge) dan diulang 3 kali. Hasil pengamatan diuji dengan ANOVA 5% jika terdapat pengaruh nyata diuji lanjut BNJ 5%. Hasil pemberian pemberian berbagai jenis eco enzyme berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pakcoy dengan perlakuan eco enzyme ekstrak tauge (E4) merupakan perlakuan yang paling baik dan konsisten pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pakcoy, yaitu 222,87 gram per tanaman setara 55,72 ton/ha.
Kata Kunci: Sawi Pakcoy, Eco Enzyme, Ekstrak Tauge, Akar Bambu, Kulit Nanas, Limbah Rumah Tangga
Full Text:
PDFReferences
Fanny, A. T., W. Lestari, dan B. A. Dalimunthe. 2022. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Molase Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Mahasiswa Agroteknologi (JMATEK). 3 (1): 22-27
Fidela, A. R., dan I. Yulianah. 2024. Pengaruh Pemberian Ekstrak Tauge Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Microgreens Selada (Lactuca sativa L.) pada Media Tanam Berbeda. Jurnal Produksi Tanaman. 12 (5): 295-304
Hidayat, D., A. H. Rahmi. Syahfari dan P. Astuti. 2020. Pengaruh Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Varietas Nauli F1. Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan 19 (2) : 329-346
Marjenah, 2001. Pengaruh Perbedaan Naungan di persemaian terhadap Pertumbuhan dan Respon Marfologi Dua Jenis Semai Meranti. Jurnal Ilmiah Kehutanan “Rimba Kalimantan” . 6(2): 1-9
Rochiman dan S.Harjadi. 2013. Pembiakan Vegetatif. Departemen Agramonomi IPB : Bogor. Hal 89
Salsabila, R. K., dan Winarsih. 2023. Efektivitas Pemberian Ekoenzim Kulit Buah sebagai Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.). Lentera Bio. 12 (1): 50-59
Sarido, L., dan Junia. 2017. Uji pertumbuhan dan hasil pakcoy (Brassica rapa L.) dengan pemberian pupuk organik cair pada sistem hidroponik. Jurnal Agrifor. 16(1): 6574.
Sinaga, P. Meiriani., dan Y. Hasana. 2014. Aplikasi Dosis Pupuk Cair Limbah Lidah Buaya terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kailan. Jurnal Ilmiah Respati. 9(2): 1411-7126.
Yolanda, M. Roviq, and S. M. Sitompul. 2020. “Respon Tanaman Bit Merah ( Beta vulgaris L .) Terhadap Pemberian Unsur Hara Nitrogen dan Pupuk Kandang Ayam di Dataran Rendah Response of Red Beet ( Beta vulgaris L .) to Nitrogen Nutrients and Chicken Manure Supply at Low Altitude,” J. Produksi Tanam., vol. 8, no. 7, pp. 705–714
Refbacks
- There are currently no refbacks.